Berita Gianyar

Pencuri Burung asal Bangli Dibekuk Jajaran Polsek Blahbatuh, Korban Merugi Belasan Juta Rupiah

Kasus ini berawal pada Sabtu 29 Juni 2021 sekitar pukul 07.30 wita, saat korban akan memberikan makan burung yang ditaruh salam sangkar

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Polsek Blahbatuh memperlihatkan pelaku pencuri burung, Minggu 11 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - I Dewa Nyoman Murdika Putra (28) kini mendekam di Mapolsek Blahbatuh, Gianyar, Bali.

Pria asal Susut, Bangli tersebut diamankan lantaran terbukti mencuri burung milik I Gusti Agung Bagus Adnyana (46) di rumahnya di Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Blahbatuh.

Kini pelaku dijerat pasal 363 ayat ke-3 dan ke-5 KUHP Jo 65 ayat 1 KUHP dengan ancaman 7 Tahun penjara.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Minggu 11 Juli 2021, pelaku pencuri ini berhasil digiring ke Mapolsek Blahbatuh, Sabtu 10 Juli 2021 pukul 17.30 Wita.

Baca juga: Disdik Gianyar Road Show, Sosialisasikan Instruksi Bupati, Sadra: Melanggar, Tanggung Jawab Sendiri

Kasus ini berawal pada Sabtu 29 Juni 2021 sekitar pukul 07.30 wita, saat korban akan memberikan makan burung yang ditaruh salam sangkar.

Namun setelah dilihat sangkar dan burungnya tidak ada tergantung di tempatnya, kemudian di cek burung yang lain juga tidak ada.

Adapun burung yang hilang pada saat itu sebanyak dua ekor, yakni burung Murai Batu Medan dan dua sangkar jenis e-bord jaya beserta penutup kerudungnya.

Berselang beberapa hari, tepatnya Jumat  9 Juli 2021 sekitar pukul 07.30 wita terjadi lagi kehilangan satu ekor burung jenis Murai Batu Medan beserta sangkarnya jenis e-bord jaya.

Karena terjadi dua kali kehilangan,  kemudian korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Blahbatuh.

Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widyatmoko membenarkan hal tersebut.

 Kata dia, setelah menerima laporan adanya pencurian burung tersebut, kemudian ia menugaskan Unit Opsnal melakukan penyelidikan dengan mendatangi tempat kejadian perkara, melaksanakan olah TKP, memeriksa saksi-saksi dan mencari petunjuk di seputaran lokasi.

"Dari hasil olah TKP tersebut didapatkan informasi seseorang yang diduga sebagai pelaku pencurian, kemudian dari pendalaman informasi tersebut bahwa terduga pelaku berasal dari Desa Serokadan, Kecamatan Susut, Bangli yang mana terduga pelaku bekerja sebagai pembuat Batu Sanggah di By Pass Ida Bagus Mantra dan sering ke Banjar Anggarkasih, ke mertuanya," ujar Kapolsek.

Setelah dilaksanakan pendalaman informasi, kata dia, diketahui pelaku tinggal di Banjar Intaran, Desa Sanur Kecamatan Denpasar Selatan.

Kemudian pihak kepolisian melakukan penyelidikan di alamat tersebut dan dilakukan penangkapan

Baca juga: Keluarkan Instruksi Tiadakan Pungutan Sekolah, Bupati Gianyar: Jangan Sampai Anak Kita Putus Sekolah

Di tempat tinggal pelaku didapatkan satu burung Murai Batu dengan sangkar dan kerudungnya tergantung di teras depan rumah dan 2 burung dengan sangkar dan kerudungnya tergantung di teras belakang rumah pelaku.

 "Pelaku mengakui telah mengambil burung di Banjar Anggarkasih dengan cara meloncat tembok," ujar Kapolsek.

Kapolsek mengungkapkan, pencurian tersebut menyebabkan kerugian total sekitar Rp 15 juta.

"Pelaku dan barang bukti telah kami amankan," tandasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved