Breaking News:

Berita Denpasar

Kodam IX/Udayana Jalani Pray From Home, Sebagai Upaya Spiritual Agar Pandemi Covid-19 Berakhir

Kodam IX/Udayana mengikuti kegiatan Pray From Home yang diselenggarakan Kementerian Agama RI

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Karsiani Putri
Dok. Pendam IX/Udayana.
Kabintaldam IX/Udayana Kolonel Inf Takkas Gultom, S.Sos., M.Si (Han)., mengikuti acara bertajuk Pray From Home: Dari Rumah Untuk Indonesia, dari Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/Udayana, Denpasar, Bali, pada Minggu 11 Juli 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kodam IX/Udayana mengikuti kegiatan Pray From Home yang diselenggarakan Kementerian Agama RI sebagai upaya spiritual agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

BACA JUGA: Gubernur Koster Tambah Anggaran Pencegahan Covid-19 di Desa Adat, Gung Budiarta: Kita Apresiasi Itu

Kabintaldam IX/Udayana Kolonel Inf Takkas Gultom, S.Sos., M.Si (Han)., mengikuti acara bertajuk 'Pray From Home: Dari Rumah Untuk Indonesia' dari Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/Udayana, Denpasar, Bali, pada Minggu 11 Juli 2021.

"Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi, kita harus selalu tetap optimis berjuang untuk bebas dari pandemi Covid-19. Kegiatan Pray From Home bersama seluruh umat beragama untuk memohon perkenan Tuhan Yang Maha Esa mengangkat wabah Covid-19 dalam kehidupan Bangsa Indonesia dan umat manusia," terang Kabintaldam IX/Udayana melalui keterangan tertulis.

Dari pusat, acara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo secara virtual dan dilaksanakan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan dari 6 tokoh agama.

Kegiatan ini nerupakan lanjutan dari acara Hening Cipta Indonesia untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi ini dapat segera berakhir.

Sebagai upaya nyata, Pemerintah terus menggalakkan program vaksinasi maupun penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk perlindungan diri.

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa saat Bangsa Indonesia dan masyarakat di seluruh dunia masih terus berjuang untuk bebas dari pandemi Covid-19.

Pemerintah tidak bisa menyelesaikan masalah ini sendiri, perlu kerjasama, saling tolong menolong, bergotong royong dari berbagai elemen untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini

Dalam menghadapi situasi sulit ini selain ikhtiar dengan berbagai usaha lahiriah, menurut Presiden, wajib melakukan ikhtiar bathiniah, memanjatkan doa memohon pertolongan Allah SWT agar beban diringankan.

"Agar rakyat, bangsa dan negara juga dunia segera terbebas dari pandemi. Saya sangat bersyukur, pandangan ormas-ormas keagamaan senafas dengan kepentingan untuk menjaga umat di dalam melaksanakan protokol kesehatan," katanya.

Jokowi menyampaikan, kerja keras pemerintah mengatasi wabah Covid-19 ini tidak mungkin berhasil tanpa dukungan dan kesadaran serta partisipasi masyarakat.

"Dari rumah masing-masing mari kita tundukan kepala mengheningkan cipta doa dari rumah, kita panjatkan dan berikhtiar agar ujian pandemi ini segera berakhir," ucapnya

Presiden meminta saling meyakinkan keluarga dan lingkungan terdekat agar beraktifitas di rumah saja mengatasi persoalan Covid-19 merupakan iktikad kebangsaan.

"Kita bertujuan menyelamatkan jiwa dan kemaslahatan kita bersama. Semoga Tuhan melindungi Bangsa Indonesia dan menjadikan negara ini aman, maju dan sejahtera," tutup Presiden RI. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved