Breaking News:

Berita Bali

Periode Semester I, Capaian Penerimaan Bea Cukai Kanwil Bali Nusra Lampaui Target

Tahun 2021 capaian penerimaan Bea dan Cukai Bali dan Nusa Tenggara pada semester I melebihi 100 persen atau melampaui dari target yang ditetapkan. 

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Humas Kanwil Bea Cukai Bali Nusra
Plt. Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB dan NTT, I Made Wijaya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Tahun 2021 capaian penerimaan Bea dan Cukai Bali dan Nusa Tenggara pada semester I melebihi 100 persen atau melampaui dari target yang ditetapkan. 

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB dan NTT, I Made Wijaya dalam keterangannya, Senin 12 Juli 2021.

Lebih lanjut Made Wijaya menyampaikan bahwa pada tahun 2021 capaian penerimaan Bea dan Cukai Bali Nusra sampai dengan bulan Juni 2021 terlampaui sebesar 170,55 persen yaitu dari target penerimaan semester I tahun 2021 sebesar 425,89 miliar rupiah. 

Realisasi penerimaan yang berhasil dicapai adalah Rp726,37 miliar. 

Baca juga: Berbagai Produk Barang Tak Berijin Dimusnahkan Bea Cukai Denpasar

“Penerimaan Bea Cukai di Wilayah Bali, NTB dan NTT berasal dari sektor Bea Masuk, Bea Keluar dan Cukai," jelasnya.

Total penerimaan sejumlah 726,37 miliar rupiah berasal dari sektor Bea Keluar dengan penerimaan sebesar Rp344,96miliar atau 509,67 persen dari target senilai Rp67,68miliar.

Disusul dari sektor cukai dengan penerimaan sejumlah Rp286,72 miliar (112,43 persen dari target) serta dari sektor Bea Masuk sebesar Rp94,68miliar.

Baca juga: Kuartal I 2021, Penerimaan Bea dan Cukai di Provinsi Bali Capai 118 Persen

Sementara di bidang penindakan, Bea Cukai Bali Nusra berhasil melakukan 488 penindakan dengan mengamankan total potensi kerugian negara sebesar Rp387,5juta. 

Potensi kerugian negara terbesar yang berhasil diamankan berasal dari sektor cukai sejumlah 284,3 juta rupiah dan dari sektor Impor senilai Rp103,2 juta. 

Peredaran gelap narkotika juga berhasil diminimalisasi dengan 32 kasus penindakan dan total perkiraan nilai barang sebesar Rp4,1 miliar.

Baca juga: Bea Cukai Ngurah Rai Bali Gagalkan 58 Kasus Penyelundupan Narkoba, Apresiasi Kinerja 2020

Lebih lanjut, Made Wijaya menyampaikan bahwa dorongan ekspor juga dilakukan oleh Bea Cukai Wilayah Bali dan Nusa Tenggara lewat sinergi dengan aparat pemerintah di wilayah tersebut untuk dapat memperbaiki daya saing industri nasional di pasar global. 

Lewat upaya tersebut kedepannya Bali diharapkan dapat menyeimbangkan perekonomian dari bidang pertanian dan industri sehingga tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata saja.

“Lewat sinergi yang telah dijalin diharapkan penyelarasan kebijakan dapat dilakukan untuk meningkatkan potensi ekspor dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” demikian kata Made Wijaya. (*)

Berita lainnya di Berita Bea Cukai

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved