Breaking News:

Berita Badung

7 WNA Terjaring Melanggar Prokes di Badung, Satu Orang Ditahan Paspornya dan 6 Diberi Sanksi Denda

operasi kali ini menargetkan lokasi pada wilayah Simpang Deus, Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
istimewa kiriman Humas Kanwil Kemenkumham Bali
Operasi yustisi sasar Pelanggar Protokol Kesehatan di Badung, Senin 12 Juli 2021 kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Tim Bidang Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai bersama Tim Operasi Yustisi PPKM yang terdiri dari Instansi Kepolisian dan Satpol PP kembali melakukan operasi pelanggaran Protokol Kesehatan, Senin 12 Juli 2021 kemarin.

Dimana operasi kali ini menargetkan lokasi pada wilayah Simpang Deus, Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Tim gabungan melaksanakan apel dan diberikan arahan bahwa operasi Yustisi PPKM tersebut difokuskan pada penegakan pelanggaran protokol kesehatan baik bagi Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA).

Tim gabungan Yustisi dibagi menjadi tiga tim, dimana dua tim melakukan patroli dan satu tim lagi melakukan tugas pendataan pada Pos Simpang Deus.

Baca juga: Banyak WNA Tak Taat Aturan PPKM Darurat, Polres Badung Tambah Titik Penyekatan di Simpang Canggu

"Dari hasil operasi kemarin, didapat sebanyak 7 orang WNA yang terjaring melanggar protokol kesehatan pada wilayah tersebut," imbuh Kakanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk dalam keterangan tertulisnya, Selasa 13 Juli 2021.

Ketujuh WNA itu diantaranya dua orang Warga Negara Perancis atas nama Tuil dan Tuil Devie, dua orang Warga Negara Ukraina atas nama Mariia dan Serhi, satu orang Warga Negara Belanda atas nama Derk, satu orang Warga Negara Portugal atas nama Anabela, dan satu orang Warga Negara Inggris atas nama Jonathan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan berdasarkan Surat Bukti Pelanggaran dari Satpol PP, Satpol PP merekomendasikan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai terhadap satu orang WNA atas nama Jonathan asal Inggris dan juga Pemegang KITAS yang istrinya merupakan WNI untuk menahan paspor yang bersangkutan," papar Jamaruli Manihuruk.

Terhadap yang bersangkutan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, sedangkan 6 Orang WNA lainnya telah diberikan sanksi denda sesuai dengan Peraturan Gubernur No 10 tahun 2021.

"Menindaklanjuti hal tersebut, pada hari Selasa 13 Juli 2021 yang bersangkutan telah dipanggil dan dimintai keterangan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai," tambahnya.

Sampai saat ini, yang bersangkutan tidak didetensi atau ditahan, namun Kantor Imigrasi kelas I Khusus TPI Ngurah Rai tetap melakukan pemeriksaan dan menahan paspor yang bersangkutan.

Disaat PPKM Darurat ini, pihak imigrasi terus ikut turun dalam pelaksanaan penertiban prokes dan itu menunjukan komitmen Kementerian Hukum dan HAM khususnya imigrasi yang ikut bertanggungjawab dalam pelaksanaan PPKM darurat ini.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved