Corona di Bali
Ketersediaan Oksigen di RSUD Wangaya Cukup Untuk 3 Hari, Dapat Bantuan Ventilator dari India
Kota Denpasar, Bali, benar-benar melakukan atensi terkait dengan ketersediaan oksigen di RSUD Wangaya.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
“Dengan berat hanya 2 kilogram, alat ini sudah mencakup semua fungsi ICU ventilator dan bisa dipergunakan secara portable baik di klinik, di dalam ambulance, mobil pemadam kebakaran, ataupun home care sebagai pemantau level oksigen pasien. Selain itu, dari segi harga alat ini lebih ekonomis di kisaran harga Rp 58 juta rupiah,” katanya.
Ia menambahkan, AgVa ventilator bekerja dengan memanfaatkan oksigen di sekitar alat dengan baterai yang di charge selama kurang lebih 4 jam.
Baca juga: Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri di Denpasar Mendapatkan Konsumsi 2 Kali Sehari
“AgVa ventilator ini sendiri sudah dioperasikan sebanyak 100 unit di Jakarta oleh partner kami,” katanya.
“Sebagai kelanjutan pertemuan ini, selama dua bulan pertama kami memperkenankan alat ini untuk diujicobakan dan semoga alat ini dapat membantu upaya Pemkot Denpasar dalam membantu pasien yang membutuhkan alat ventilator di dalam menanggulangi Covid-19,” katanya. (*).
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/para-penunggu-pasien-saat-menunggu-di-depan-ugd-rsud-wangaya.jpg)