Breaking News:

Berita Bangli

Lebih dari 17,8 Ton Ikan Mati, Semburan Belerang Beralih ke Desa Songan Bangli

Fenomena semburan belerang di Danau Batur, Kintamani, Bangli, Bali hingga kini masih terjadi.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Sejumlah warga Banjar Seked, Desa Batur saat membersihkan bangkai ikan yang mati akibat semburan belerang, Selasa 20 Juli 2021 - Lebih dari 17,8 Ton Ikan Mati, Semburan Belerang Beralih ke Desa Songan Bangli dan Kali Ini Sangat Keras 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Fenomena semburan belerang di Danau Batur, Kintamani, Bangli, Bali hingga kini masih terjadi.

Informasi terbaru, semburan belerang yang sebelumnya diketahui di Desa Kedisan dan Buahan, kini bergeser ke Banjar Ulundanu, Desa Songan.

Seorang pembudidaya ikan di wilayah sekitar, Gede Suasana mengatakan, semburan belerang diketahui sekitar pukul 24.00 Wita.

Menurut dia, semburan belerang yang terjadi cenderung lebih keras, lantaran aromanya yang sangat kuat.

Baca juga: Total Ikan yang Mati Akibat Semburan Belerang di Danau Batur Sudah 17,8 Ton, Ini Kata Pemkab Bangli

Suasana mengatakan, semburan belerang memang terjadi setiap tahun.

Semburan belerang yang paling terasa, biasanya terjadi pada bulan Juli hingga Agustus.

Sementara pada Februari jarang diketahui terjadi semburan belerang.

“Kalaupun ada, (intensitasnya) kecil. Sehingga tidak menyebabkan kematian ikan,” ujarnya, Selasa 20 Juli 2021.

Lanjut Suasana, semburan belerang di wilayah Desa Songan, terjadi selang satu sampai dua hari setelah semburan belerang di Desa Kedisan dan Buahan.

Sedangkan jangka waktu semburan belerang di wilayah sekitar, biasanya terjadi sekitar dua hingga tiga hari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved