Breaking News:

Berita Bangli

Terjaring di Pos Penyekatan Polres Bangli, Warga Diberi Paket Beras 5 Kilogram

“Sasarannya yakni pengendara kendaraan bermotor yang masuk maupun keluar wilayah Bangli,” ungkapnya.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa/Polres Bangli
Kasat Lantas Polres Bangli, AKP I Ketut Sukadana saat memberikan paket beras kepada warga yang tidak membawa sertifikat vaksin, Rabu (21/7/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Polres Bangli memberikan paket beras kepada kepada warga yang tak mampu menunjukkan sertifikat vaksin maupun surat keterangan (suket) swab, saat melintasi pos penyekatan.

Hal tersebut sebagai upaya meredam amarah warga, saat diminta putar balik.

Kasat Lantas Polres Bangli, AKP I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi Rabu (21/7/2021) menjelaskan, penerapan PPKM Darurat di Bangli diperpanjang hingga tanggal 25 Juli 2021.

Secara otomatis kegiatan penyekatan di perbatasan Bangli masih diberlakukan.

Baca juga: Ruang Isolasi ICU Pasien Covid-19 RSU Bangli Penuh,Kini Terjadi Peningkatan Kebutuhan Tabung Oksigen

“Sasarannya yakni pengendara kendaraan bermotor yang masuk maupun keluar wilayah Bangli,” ungkapnya.

Pelaksanaan yustisi dan pemeriksaan melibatkan 48 orang personel gabungan.

Pemeriksaan meliputi surat-surat kendaraan, identitas diri, sertifikat vaksin, maupun suket swab.

Sementara pada kegiatan penyekatan pagi tadi, lanjut AKP Sukadana, di Pos Penyektakan Bunutin ditemukan seorang pengendara yang tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksin, sehingga warga tersebut harus putar balik.

Warga yang bersangkutan juga diberi paket beras 5 kilogram sebagai relaksasi.

“Yang bersangkutan saat itu dalam perjalanan kerja. Namun karena mungkin ia lupa dan harus putar balik, terlebih di situasi pandemi saat ini, pasti ada perasaan emosi juga,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved