Breaking News:

Corona di Dunia

China Jengkel Karena WHO Akan Audit Lab Wuhan terkait Asal-usul Covid-19

Penyelidikan itu merupakan langkah lebih lanjut untuk menelusuri asal-usul pandemi virus corona.

Editor: DionDBPutra
AFP/HECTOR RETAMAL
Foto yang diambil pada 17 April 2020 menunjukkan bangunan laboratorium P4 di Institut Virologi Wuhan, Provinsi Hubei, China. 

TRIBUN-BALI.COM, BEIJING - Pemerintah China jengkel mengetahui proposal Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) untuk mengaudit laboratorium di Wuhan.

Penyelidikan itu merupakan langkah lebih lanjut untuk menelusuri asal-usul pandemi virus corona.

China menyebut proposal WHO sebagai arogansi terhadap sains.

WHO pada Jumat 16 Juli 2021 menyatakan, tahap kedua dari penyelidikan internasional harus mencakup audit laboratorium China.

Baca juga: Teori Kebocoran Covid-19 di Lab Wuhan China Dibahas Dalam KTT G7, WHO Sebut China Belum Transparan

Baca juga: Pusat Covid-19 Kota Wuhan Gelar Wisuda Massal Tanpa Sosial Distancing dan Masker

Pernyataan itu dikeluarkan di tengah meningkatnya tekanan dari Amerika Serikat untuk menyelidiki Institut Virologi Wuhan, dan menjelang kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman ke China pada akhir pekan ini.

Proposal yang disusun Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus termasuk audit laboratorium dan lembaga penelitian di Wuhan.

Dalam konferensi pers Kamis 22 Juli 2921, Wakil Menteri Kesehatan China Zeng Yixin mengatakan dia sangat terkejut dengan proposal tersebut, yang menurutnya tidak menghormati akal sehat dan kesombongan terhadap sains.

Pandemi Covid-19 sudah lama dituding muncul dari kebocoran Lab Wuhan, tetapi selalu dibantah otoritas China.

Beijing berulang kali bersikeras sangat tidak mungkin karena kebocoran, mengutip kesimpulan yang didapat oleh misi bersama WHO-China ke Wuhan pada Januari 2021.

Yuan Zhiming, direktur Laboratorium Keamanan Hayati Nasional di Institut Virologi Wuhan saat konferensi pers hari ini mengatakan, "Tidak ada kebocoran patogen atau kecelakaan infeksi staf yang terjadi sejak laboratorium dibuka pada 2018."

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved