Corona di Bali
Konsumsi Gratis 2 Kali Sehari, Satgas Banjar Bagikan ke Warga Isolasi Mandiri di Denpasar
Wayan Sukra bersama Made Sudra dengan menaiki sepeda motor mendatangi satu per satu warga yang menjalani isolasi mandiri.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wayan Sukra bersama Made Sudra dengan menaiki sepeda motor mendatangi satu per satu warga yang menjalani isolasi mandiri.
Mereka berdua membawa konsumsi untuk warga yang menjalani isolasi mandiri, Rabu 21 Juli 2021.
Sebagai anggota Satgas Covid-19 di Banjar Bengkel, Desa Sumerta Kelod, kemarin mereka mendapat tugas membagikan konsumsi.
Berangkat dari Kantor Desa Sumerta Kelod, mereka menyerahkan masker, nasi bungkus, dan buah serta air bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri.
Baca juga: Ruang Isolasi ICU Pasien Covid-19 RSU Bangli Penuh,Kini Terjadi Peningkatan Kebutuhan Tabung Oksigen
“Saya ditugaskan membawakan mereka konsumsi. Ini bantuan dari Pemerintah Kota dan dibagikan kepada masyarakat yang isolasi mandiri. Ya, kami ngayah,” kata Wayan Sukra.
Mulai kemarin Pemkot Denpasar memberikan konsumsi kepada warga yang menjalani isolasi mandiri dua kali sehari, yakni siang dan sore hari.
“Kasus di Denpasar cukup tinggi. Masih ada 2.700-an yang isolasi mandiri. Ini yang mulai hari ini (kemarin, Red) kami berikan konsumsi,” kata Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara.
Ia menambahkan, sebelum penerapan PPKM Darurat pihaknya memberikan bantuan dengan membuat dapur umum.
Tetapi saat ini tidak memungkinkan karena masih dalam suasana PPKM Darurat sehingga pihaknya mengambil kebijakan memberikan konsumsi langsung.
Pemberian konsumsi kepada warga yang diisolasi mandiri dilakukan lewat satgas di wilayah banjar/lingkungan.
“Yang menyiapkan konsumsi ini adalah masing-masing desa/kelurahan agar ekonomi juga bergerak di desa. Nanti disalurkan melalui banjar/lingkungan masing-masing,” katanya.
Jaya Negara menegaskan, isolasi mandiri tidak dilarang. Namun, tempat isolasi mandiri harus memenuhi persyaratan.
“Kalau rumah atau tempat isolasinya tidak memungkinkan, maka kami arahkan ke hotel. Dan yang isolasi di rumah ini kami intervensi dengan pemberian konsumsi,” katanya.
Jaya Negara menambahkan, saat ini Denpasar memiliki empat tempat isolasi terpusat yakni Hotel Pop, Hotel Harris, Hotel Inna, serta Bapelkes yang diberikan oleh Provinsi Bali. Isolasi di Bapelkes akan dimulai hari ini.
Sementara itu, kapasitas hotel yang digunakan untuk isolasi ini ada yang sudah 100 persen yakni Hotel Pop.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-satgas-covid-19-membagikan-konsumsi-gratis-untuk-warga-yang-menjalani-isolasi-mandiri.jpg)