Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Update Covid di Denpasar 21 Juli, Kasus Positif Melonjak Tajam hingga 544 Orang, Meninggal 7 Orang

Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, Bali, terus mengalami peningkatan.

Tayang:
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah pengendara melintas di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Senin 19 Juli 2021. Menurut Pemerintah Kota Denpasar, selama PPKM Darurat Jilid 1, mobilitas warga menurun 20 persen namun kasus positif Covid-19 masih tinggi - Update Covid di Denpasar 21 Juli, Kasus Positif Melonjak Tajam hingga 544 Orang, Meninggal 7 Orang 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, Bali, terus mengalami peningkatan.

Pada Rabu 21 Juli 2021, kasus positif melonjak tajam diangka 544 orang dan kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami penambahan sebanyak 7 orang.

Sementara itu, kasus sembuh Covid-19 juga mengalami peningkatan diangka 390 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia masih tinggi di angka 7 orang, kasus sembuh Covid 19 hari ini bertambah 390 orang dan kasus positif Covid-19 sebanyak 544 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca juga: Khawatir Situasi Covid-19, Arab Saudi Larang Warganya ke Indonesia

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 21.119 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 17.217 orang (81,52 persen), meninggal dunia sebanyak 422 orang (2,00 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 3.480 orang (16,48 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan (prokes) tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali.

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Dewa Rai mengatakan, bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan desinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 di Bangli Bertambah 44 Orang, Sejumlah Kegiatan di Desa Pinggan Dibatasi

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan, bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. (*).

Kumpulan Artikel Corona di Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved