Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Music Zone

Solo Karir Usung Nama Middle Of July, Joe Karsa Lepas Album "In:security"

Joe Karsa, vokalis sekaligus gitaris unit punk rock asal Denpasar, Antibodi mencoba bersolo karier.

Tayang:
Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Middle Of July 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Joe Karsa, vokalis sekaligus gitaris unit punk rock asal Denpasar, Antibodi mencoba bersolo karier.

Joe yang tercatat pernah sebagai vokalis grup pop punk, Joyride ini resmi menasbihkan atau mengusung nama Middle Of July untuk proyek solonya dengan format akustik.

Kini Middle Of July langsung unjuk gigi dengan merilis mini album (EP) bertajuk "In:security" melalui agregator Netrilis pada pertengahan Juli 2021.

Nama Middle Of July sendiri diambil dari tanggal kelahiran Joe Karsa yang mendekati pertengahan bulan Juli.

Baca juga: Penyanyi Cilik Raisa Ariana Rilis Single Wings, Lagu yang Didedikasikan untuk Orang Tua

Selain itu nama ini juga terinspirasi dari penggalan sebuah lagu milik Shade's Apart yang berjudul Stranger By The Day yang berbunyi: "Snow is falling from the sky in the Middle Of July"

"Awalnya ide ini sudah tercetus sejak 15 tahun lalu namun proyek ini tersendat karena berbagai hal," kata Joe Karsa, Sabtu, 24 Juli 2021.

Berbeda dari bandnya, Antibodi, Middle Of July lebih mengekspolasi ragam genre musik dan tanpa batasan. Seperti emo, pop punk, folk, british pop, atau alternative rock.

Baca juga: Setelah Lama Vakum, De Ama Kembali Rilis Single Bertajuk Bagia Selantang Yusa 

Secara musikal, joe sendiri banyak dipengaruhi oleh musisi era "emo" macam Dashboard Confessional, Secondhand Serenade, Yellowcard, Story Of The Year, Taking Back Sunday, The Used, dan banyak musisi lainnya. 

Bahkan Joe terinspirasi dari solois legendaris Indonesia seperti Iwan Fals, Ebiet G Ade, dan Franky Sahilatua.

Para musisi legenda Indonesia itu lah yang membuatnya terinspirasi menjadi penyanyi, memainkan instrumen gitar dan menulis lagu-lagunya sendiri.

"Tema yang diusung Middle Of July lebih banyak menyentuh ranah personal dan deep stuffs," ungkap Joe. 

Baca juga: Hani Remaja Manis Rilis Single Baru Berjudul Bendera Tiyange

Berbicara mini album "In:security", selain format digital, rencananya juga akan dirilis dalam bentuk album fisik berformat Compact Disc (CD) di bawah naungan Good Fight Records yang juga akan dirilis secara independen.

Dikatakan Joe, album "In:security" berisi 5 lagu yang bercerita mengenai lika-liku hidup seperti kegelisahan, overthinking, midlife crisis, ketakutan atau hal-hal traumatis, harapan, dan juga hubungan percintaan. Lagu-lagu ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi Joe dan orang-orang di sekitarnya juga. 

Single perdana yang dijagokan oleh Middle Of July adalah sebuah lagu berjudul "Terlalu Tinggi".

Bercerita seputar kegelisahan dan stagnasi dalam situasi midlife crisis yang lazim dialami kaum dewasa muda.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved