Breaking News:

CPNS Bali

Panitia Mulai Lakukan Seleksi Administrasi CPNS Buleleng, Ada yang Tidak Memenuhi Ketentuan

Pasca pendaftaran CPNS resmi ditutup pada Senin 26 Juli 2021 malam, tim panitia seleksi (pansel) saat ini mulai bekerja melakukan seleksi administrasi

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ratu Ayu Astri Desiani
Sekda Buleleng, yang juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Pasca pendaftaran CPNS resmi ditutup pada Senin 26 Juli 2021 malam, tim panitia seleksi (pansel) saat ini mulai bekerja melakukan seleksi administrasi yang diunggah oleh para pelamar.

Hasil seleksi kemudian akan diumumkan pada Senin 2 Agustus 2021 mendatang. 

Sekda Buleleng, juga sebagai Ketua Pansel Gede Suyasa ditemui Jumat 30 Juli 2021 mengatakan, sejauh ini, panitia telah menemukan ada beberapa pelamar yang diindikasi tidak lolos seleksi administrasi,  karena tidak memenuhi ketentuan dan syarat.

Baca juga: Tes CPNS dan PPPK 2021 Pemkab Karangasem Bakal Digelar di Dua Lokasi, Jumlah Pelamar 3.066 Orang

Seperti berkas lamaran tidak berisi materai, IPK tidak sesuai dengan ketentuan, serta berkas lamaran yang diunggah tidak berwana atau hitam putih. 

"Hasil verifikasi dan data finalnya nanti diumumkan pada 2 Agustus. Pengumuman hasil seleksi administrasi ini angkanya harus pasti, jadi datanya akan ada tanggal 2 Agustus nanti."

"Namun sejauh ini sudah ada beberapa berkas pelamar yang ditemukan tidak sesuai dengan ketentuan," ucapnya. 

Baca juga: Test CPNS dan PPPK di Karangasem Digelar di Dua Lokasi

Sementara terkait enam formasi jabatan dokter spesialis yang kosong alias nihil pelamar, Suyasa tidak memungkiri hal tersebut sudah dua kali terjadi selama bukaan CPNS.

Pihaknya pun mengaku akan mempertimbangkan kembali, apakah pada rekrutmen CPNS selanjutnya jabatan enam dokter spesialis ini akan dibuka lagi atau tidak. 

"Pengadaan CPNS itu sebenarnya didasari atas analisa kebutuhan. Selama belum terisi, kebutuhan selalu ada. Ini akan kami pertimbangkan kembali, karena yang kami butuhkan sudah dicari, namun tidak ada yang mendaftar."

Baca juga: Jangan Percaya Rayuan Calo, Seleksi CPNS di Pemprov Bali Diikuti 3.252 Orang, Pemkot Denpasar 8.460

"Tahun depan akan kami pikirkan apakah akan dibuka kembali, karena sudah dua kali terulang," jelasnya. 

Imbuh  Suyasa, untuk mengisi kebutuhan dokter spesialis, pihaknya telah menyekolahkan beberapa dokter umum untuk meningkatkan penididikannya menjadi dokter spesialis.

"Tapi kalau dokter umum semua disekolahkan, kebutuhan dokter umun di FKTP tentu juga akan berkurang. Kami akan mencarikan solusinya nanti," tambahnya. (*)

Berita lainnya di CPNS 2021

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved