Breaking News:

Sebanyak 40.768 Nakes di Bali Akan Disuntik Vaksin Covid-19 Ketiga Kalinya Dengan Moderna

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan jumlah nakes yang akan divaksin dengan Moderna sebanyak 40.768

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Eviera Paramita Sandi
REUTERS/Brian Snyder
Tulisan Moderna di markas Moderna Therapeutics, yang mengembangkan vaksin untuk melawan virus corona (COVID-19), di Cambridge, Massachusetts, AS, 18 Mei 2020. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dinas Kesehatan Provinsi Bali melakukan distribusi vaksin Covid-19 jenis moderna diseluruh Kabupaten atau Kota di Provinsi Bali pada Senin 2 Agustus 2021. 

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan jumlah nakes yang akan divaksin dengan Moderna sebanyak 40.768 nakes yang tersebar di seluruh Provinsi Bali.

"Seluruh nakes (akan divaksin Covid-19 tahap ketiga). Jumlah nakes sekitar 40.768 orang. Lokasinya di semua faskes. Kegiatan penyuntikan dimulai hari ini," katanya singkat.

Baca juga: Soal Antibodi Vaksin Sinovac Disebut Turun Setelah 6 Bulan, Ini Kata Tim Uji Klinis Dan Kemenkes

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ni Luh Sri Armini mengatakan pihaknya mengambil langsung vaksin Covid-19 jenis Moderna di Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Untuk di awal, Kota Denpasar mendapatkan sebanyak 10.900 dosis vaksin Moderna.

"Kita ambil vaksin ke Provinsi untuk nakes pada tahap ketiga ini. Total dosisnya sebanyak 10.900 untuk penerimaan di awal. Jadi untuk nakes kita harapkan dilaksanakan di tempatnya bekerja. Misalkan RSUD Wangaya nanti vaksinnya untuk nakesnya, begitu juga puskesmas untuk nakesnya, dan seluruh faskes lainnya," ungkapnya.

Dengan melakukan penyuntikan di masing-masing fakses tempatnya bekerja, diharapkan lebih efektif dan efisien, karena nakes tidak perlu pergi kesana kemari lagi.

"Jadi ditempatnya bekerja saja. Dari seluruh Bali, memang Denpasar yang paling banyak menerima vaksin Moderna. Kita utamakan nakes yang melakukan pelayanan untuk masyarakat. Kalau sudah memenuhi syarat, sifatnya wajib mengikuti vaksin tahap ketiga ini. Terlebih mereka bersentuhan langsung dengan penderita Covid-19 atau masyarakat," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved