Berita Badung

Coba-coba Buka dari Batas Jam Operasional, Klub Malam dan Restoran di Kuta Utara Badung Ini Ditutup

Di tengah diterapkannya PPKM ada klub malam dan restoran di wilayah Kuta Utara yang tetap beroperasi dari batas waktu yang ditetapkan

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Tim Gabungan dari Polres Badung dan Satpol PP Badung saat melakukan sidak dan penutupan di salah satu Club Malam di Kuta Utara pada Sabtu 7 Agustus 2021 - Coba-coba Buka dari Batas Jam Operasional, Klub Malam dan Restoran di Kuta Utara Badung Ini Ditutup 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Di tengah diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, ada klub malam dan restoran di wilayah Kuta Utara, Badung, Bali, yang tetap beroperasi dari batas waktu yang ditetapkan.

Hal itu pun tidak luput dari pantauan petugas, sehingga langsung disidak dan dilakukan tindakan tegas berupa penutupan pada Sabtu 7 Agustus 2021 malam.

Sidak pun dilaksankan, setelah aparat kepolisian dari Polres Badung mendapat aduan dari masyarakat, terkait klub malam yang bernama Mirror Lounge & Club dan Nineteen Restaurant yang beralamat di jalan Petitenget Kerobokan Kelod, Kuta Utara, masih menggelar acara hingga melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Menurut informasi yang didapat, pada sidak yang dilaksanakan, dipimpin langsung oleh Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes SIK.

Baca juga: Nongkrong dan Berkerumun di Depan Mall Robinson, 14 Orang Dibubarkan, 1 Kedai Kopi Ditutup Sementara

Bahkan orang nomor satu di Polres Badung itu langsung turun ke lokasi didampingi dengan Kabag Ops Polres Badung Kompol Putu Ngurah Riasa SIP beserta anggotanya.

Selain itu, pihak satpol PP Kabupaten Badung juga ikut turun dengan memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku selama PPKM level 4 Ini.

Bahkan selain dilakukan penutupan, juga diberikan sanksi tegas sesuai dengan SE Bupati Badung nomor 52 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes.

"Iya kemarin tim gabungan melakukan sidak langsung. Ada dua tempat yang kami tutup di wilayah Petitenget, yakni klub malam dan restoran," ujarnya saat dikonfirmasi 8 Agustus 2021.

Dirinya mengatakan, usaha tersebut lokasinya memang agak tersembunyi.

Sehingga diduga mereka ingin coba-coba buka sampai lewat dari batas jam operasional yang ditetapkan selama PPKM level 4.

"Awalnya ada laporan karena kemarin malam minggu. Sehingga dilakukan sidak langsung, bahkan kemarin Bapak Kapolres Badung langsung turun ke lokasi," bebernya.

Saat dilihat ke lokasi, manajemen mengakui sudah melewati batas jam operasional yakni di atas pukul 21.00 Wita.

Sehingga pihaknya mengaku langsung melakukan pemanggilan atau memberi surat panggilan kepada pihak manajemennya.

"Sementara kita tidak izinkan buka. Atau kita tutup operasionalnya selama satu minggu, selebihnya manajemen bisa menunjukkan izin atau pembayaran pajaknya," tungkasnya.(*).

Baca juga: Persiapan Sambut Wisatawan jika PPKM Dihentikan, Objek Wisata Pada Wareg Perbaiki Kualitas Udara

Kumpulan Artikel Badung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved