Berita Bali
Inilah Sosok Gusti Gde Subamia, Satu-satunya Ketua DPR RI Asal Bali dengan Usia Termuda
I Gusti Gde Sumabia yang merupakan satu-satunya putra Bali yang pernah menduduki jabatan sebagai Ketua DPR RI
Penulis: Komang Agus Ruspawan | Editor: Komang Agus Ruspawan
Pasalnya, pada 2 Mei 1966 kepemimpinan dewan dibubarkan.
Selanjutnya, Subamia menjadi anggota biasa di DPR hingga diberhentikan pada 16 Juni 1966.
Terlibat Pemindahan Ibu Kota Provinsi Bali
Karier Gde Subamia diawali dengan menjadi Asisten Kepala Distrik dan juga Mantri Polisi merangkap Kepala Bea di tanah kelahirannya, yaitu Gilimanuk dan Tabanan.
Karier politiknya dimulai tahun 1946 dengan bergabung di Partai Rakyat Indonesia di mana dirinya menjadi wakil ketua.
Tahun 1949, Gde Subamia mendirikan organisasi Kesatuan Pemuda Nasional Indonesia.
Pada 17 Agustus 1949, Gde Subamia ikut mendirikan Partai Gerakan Nasional Indonesia.
Partai ini kemudian pada 26 Desember 1949, melebur menjadi Partai Nasional Indonesia.
Pada 24 Maret 1946, Gde Subamia dilantik menjadi anggota DPR RI dari Partai Nasional Indonesia.
Karier politiknya di Senayan berlangsung kurang lebih sepuluh tahun.
Gde Subamia merupakan tokoh yang terlibat aktif dalam proses pemindahan ibu kota Provinsi Bali dari Singaraja ke Denpasar.
Ketika itu, Gde Subamia berperan dalam bidang urusan sosial sebagaimana tertuang dalam Peraturan Paruman Agung tahun 1950.
Masih di tahun yang sama, Gde Agung juga dipercaya menjabat dalam bidang urusan sosial pada Dewan Pemerintahan Daerah Bali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/i-gusti-gde-subamia.jpg)