Berita Bali

Masuk dan Keluar Bali Melalui Bandara Harus Swab PCR, Anak Usia Dibawah 12 Tahun Dilarang Bepergian

Merujuk pada Surat Edaran Gubernur Bali No 14 Tahun 2021 persyaratan keluar dan masuk Bali pengguna pesawat udara tetap menyertakan hasil negatif test

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana pemeriksaan dokumen kesehatan di pintu masuk terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali beberapa waktu lalu - Masuk dan Keluar Bali Melalui Bandara Harus Swab PCR, Anak Usia Dibawah 12 Tahun Dilarang Bepergian 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Persyaratan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang menggunakan moda transportasi udara dari dan ke Bali dimasa perpanjangan PPKM Level 4 periode 10-16 Agustus 2021 tetap menyertakan surat keterangan negatif hasil tes Swab PCR 2x24jam.

"Merujuk pada Surat Edaran Gubernur Bali No 14 Tahun 2021 persyaratan keluar dan masuk Bali pengguna pesawat udara tetap menyertakan hasil negatif test PCR berlaku 2x24jam," ujar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Rabu 11 Agustus 2021.

Selain itu wajib telah divaksin minimal dosis pertama, dengan tambahan bahwa usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan sesuai dengan Surat Edaran Satgas Covid-19 No.17 Tahun 2021.

Menurutnya memang disebutkan pada InMendagri No 30 Tahun 2021, untuk perjalanan dengan pesawat udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa-Bali dapat menunjukkan hasil negatif Antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, dan hasil negatif PCR H-2 jika baru memperoleh vaksin dosis pertama.

Baca juga: Vaksinasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Dihentikan, Puluhan Ribu Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Bali

Tetapi itu berlaku antar kota atau kabupaten di Jawa-Bali, sementara antar kota atau kabupaten di Bali sendiri tidak ada penerbangan yang ada hanya penerbangan dari dan ke Provinsi Bali (perjalanan antar provinsi).

"Diharapkan kepada calon penumpang sudah vaksin dan melakukan tes PCR sebelum membeli tiket," imbuh Taufan.

Karena kebijakan untuk penumpang yang berasal dari daerah yang belum memiliki fasilitas PCR sementara dibatasi, maka pelayanan Tes PCR bagi penumpang dari daerah yang belum memiliki fasilitas PCR dihentikan.

"Sebelumnya diperbolehkan bagi calon penumpang yang daerah keberangkatannya tidak ada fasilitas PCR bisa menggunakan rapid test antigen, tetapi setibanya di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali wajib dilakukan tes PCR.

 Tetapi kali ini tidak berlaku lagi dan fasilitas PCR disini dihentikan sementara namun hanya melayani PCR untuk calon penumpang keberangkatan," jelas Taufan.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved