Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

GWK Bali

Akankah GWK Bali Ditutup? Deadline Bongkar Tembok Dinanti Dewan Hingga Jam 12 Malam

untuk keputusan selanjutnya, ia mengatakan akan melakukan rapat pimpinan dalam waktu dua hari ke depan setelah surat dilayangkan. 

Tayang:
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Ketua DPRD Bali Dewa Mahayadnya atau Dewa Jack - Usai Rapat Paripurna, DPRD Bali bahas penutupan jalan GWK. Jika manajemen tak segera bongkar, Dewa Jack sebut akan tandatangani surat memberikan kewenangan eksekutif untuk membongkar tembusan surat ke Pemkab Badung. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Usai Rapat Paripurna DPRD Bali melangsungkan pembahasan mengenai penutupan akses jalan di pemukiman warga oleh pihak Garuda Wisnu Kencana (GWK). 

Ketua DPRD Bali, Dewa Mahayadnya (Dewa Jack) mengatakan sebelumnya rekomendasi pembongkaran jalan tersebut telah dilayangkan oleh Komisi 1 DPRD Bali dengan deadline pembongkaran tembok maksimal hingga pukul 00.00 Wita. 

“Ketua Komisi I bersurat atau mengambil keputusan Komisi atas apa yang terjadi terhadap penutupan jalan di GWK Ungasan. Kemudian saya baca di dalamnya deadline-nya itu hari ini, jam 12 malam,” kata Dewa Jack, Senin 29 September 2025. 

Lebih lanjutnya, Dewa Jack mengatakan, jika pembongkaran tak segera dilakukan, maka besok ia akan menandatangani surat yang isinya memberikan kewenangan penuh kepada eksekutif sebagai eksekutor dan Satpol PP untuk membongkar dan tembusannya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.  

Baca juga: Gubernur Bali Koster Sebut GWK Tak Akan Rugi Berikan Akses Jalan Untuk Warga

“Kalau besok kemudian tidak terlaksana, kita menunggu apakah GWK akan menemui kita? Kita terima banyak surat tapi orangnya tidak pernah ada nongol. Itu masalahnya, saya juga ingin kenal dong siapa sih di GWK ini sampai hari ini kita juga belum pernah menerima orang dari GWK,” imbuhnya. 

Sementara untuk keputusan selanjutnya, ia mengatakan akan melakukan rapat pimpinan dalam waktu dua hari ke depan setelah surat dilayangkan. 

Termasuk juga membahas keputusan apakah akan dilakukan penutupan permanen pada aktivitas GWK tersebut. 

“Nah nanti kami akan putuskan dalam rapim. Itu setelah rapim, apakah kita akan ngecek izinnya sampai di mana, kapan matinya, kapan hidupnya, kapan bangkit kembali,” bebernya. 

Ia juga telah mendengar terdapat pemasangan CCTV melalui media sosial di kawasan GWK tersebut. 

Dewa Jack juga mengatakan telah mengundang pihak manajemen GWK namun hanya perwakilannya saja yang datang. 

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved