Corona di Bali
Tito Karnavian Ingatkan Bahaya Badai Sitokin: Testing dan Isoter Diperbanyak
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan adanya bahaya badai sitokin.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan adanya bahaya badai sitokin.
Oleh karenanya ia meminta agar memperbanyak testing dan isolasi terpusat.
Hal ini juga berlaku di Bali.
Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan peninjauan tempat isolasi terpusat di Hotel Werdhapura, Kamis 12 Agustus 2021.
Baca juga: 562 Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar, 5 Meninggal Belum Divaksin
"Fase berbahaya ketika mulai terjadinya badai sitokin. Itu treatment-nya khusus," kata Tito.
Kondisi ini membuat sel imun tubuh menyerang jaringan dan sel tubuh yang sehat sehingga menyebabkan peradangan.
Menurut Tito, jika sudah masuk badai sitokin akan jarang ada yang bisa selamat.
"Itu yang harus kita tangani jangan sampai ada badai sitokin. Itu gunanya testing," katanya.
Baca juga: Dalam Seminggu Harus Lebih Baik, Target Menko Marves ke Gubernur Bali untuk Turunkan Angka Covid-19
Badai sitokin inilah yang juga menyebabkan tingkat kematian tinggi.
Sehingga menurutnya, kematian bisa terjadi karena tak punya akses ke dokter atau terlambat untuk dirawat.
"Saya lihat di Bali dan juga mengimbau seluruh Indonesia, untuk kabupaten/kota upayakan memiliki lab PCR dalam situasi seperti ini, dan itu tidak mahal," katanya.
Baca juga: Dukung Penanganan Covid-19, PLN Siap Produksi Hingga 2 Ton Oksigen per Hari
"Untuk testing dan isoter juga diperbanyak," katanya.
Sementara terkait pelaksanaan vaksinasi, menurutnya Bali menjadi model untuk semua daerah di Indonesia.
"Di mana pelaksanaannya bagus dan benar-benar tidak banyak kerumunan," katanya. (*)
Berita lainnya di Berita Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/menteri-dalam-negeri-tito-karnavian-saat-ikut-meninjau-tempat-isolasi-terpusat.jpg)