Breaking News:

Berita Bangli

Pelaksanaan Upacara Agama di Bangli Masih Dibolehkan, Tapi Peserta Harus Tes Swab dan Ikuti Prokes

Pelaksanaannya pun diperketat, dengan jumlah 15 orang, serta wajib melakukan tes swab antigen sebelum dimulainya kegiatan.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ketua MDA Bangli, I Ketut Kayana 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Pelaksanaan upacara keagamaan tetap boleh dilakukan walaupun dalam penerapan PPKM Level 4.

Pelaksanaannya pun diperketat, dengan jumlah 15 orang, serta wajib melakukan tes swab antigen sebelum dimulainya kegiatan.

Ketua Majlis Desa Adat (MDA) Bangli, I Ketut Kayana, Minggu (15/8/2021) menjelaskan, sesuai Surat Edaran bersama PHDI Provinsi Bali dan MDA Bali pelaksanaan kegiatan keagamaan harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Hal ini dikarenakan situasi pandemi yang cukup genting.

Baca juga: Permintaan Kremasi di Krematorium Bebalang Bangli Meningkat,Sempat Sehari Layani Perabuan 34 Jenazah

“Di Provinsi lain, tingkat kematian sudah ada tren melandai. Sedangkan di Bali belum. Ini kan menjadi sebuah kerisauan kita. Oleh sebab itu, pelaku pelaksanaan kegiatan keagamaan perlu dibatasi,” ungkapnya.

Kayana mengaskan, pelaksanaan karya dalam PPKM Level 4 di Bangli tidak distop, atau dihentikan sama sekali.

Ia mengatakan, untuk pelaksanaan karya yang sudah terlanjur disiapkan, masih bisa dilaksanakan. Namun dengan jumlah peserta yang terbatas.

“Pelaksana upacara dibatasi hanya Pemangku, Prajuru, Serati, dan Kasinoman paling banyak hanya 15 orang saja,” ujarnya.

Adapun kegiatan keagamaan yang tidak bisa ditunda, lanjutnya, diharuskan sehari sebelum pelaksanaan, para perangkat yang akan melaksanakan kegiatan harus swab.

Swab dilaksanakan di puskesmas terdekat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved