Breaking News:

Berita Denpasar

BPBD Denpasar Kewalahan Antar Jenazah, Petugas Dituntut Cermat Atur Jadwal Saat Ada Dewasa Ayu

BPBD Denpasar Kewalahan Antar Jenazah, Petugas Dituntut Cermat Atur Jadwal Saat Dewasa Ayu

Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
BPBD Kota Denpasar
Ilustrasi - BPBD Denpasar Kewalahan Antar Jenazah, Petugas Dituntut Cermat Atur Jadwal Saat Ada Dewasa Ayu 

“Yang paling sensitif saat ada dewasa ayu, agak repot, apalagi waktunya sama tempat berbeda. Sehingga kami atur jadwalnya agar bisa terlayani semua,” katanya.

Selain itu, BPBD Kota Denpasar juga membentuk tim pemakaman dengan ketuanya adalah Ardy Ganggas sendiri.

Tim ini beranggotakan 40 orang yang berasal dari semua staf BPBD lelaki.

“Setiap ada yang kesulitan untuk melakukan pemakaman, kami terjun langsung membantu pemakanan. Apalagi untuk jenazah yang terkonfirmasi positif, dari awal sampai di liang lahat kami kerjakan. Semua staf BPBD yang laki-laki wajib ikut tim pemakaman dan saya sebagai ketuanya,” katanya.

Proses pengiriman hingga pemakaman satu jenazah, dihandle oleh satu tim yang terdiri atas tujuh orang.

Petugas tersebut wajib mengikuti protap standar dengan menggunakan pelindung diri lengkap.

“Asmat sekali pakai langsung lepas, karena jika keluarga ada kesulitan dalam pemakaman misalnya semua isolasi, kami yang bantu,” katanya.

Penitipan Jenazah Maksimal 2 Hari

Diberitakan sebelumnya, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali memohon kepada Gubernur Bali agar penitipan jenazah bagi Krama Bali Hindu dilakukan maksimal 2 hari.

Hal itu tertuang dalam surat edaran dengan nomor 078/PHDI-Bali/VIII/2021 tentang Protokol Penanganan Jenazah Umat Hindu dalam Kondisi PPKM Pandemi COVID-19 di Bali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved