Breaking News:

Berita Bangli

BKPAD Bangli Akui Ada Efisiensi Anggaran Dari Peleburan Dinas, Riang: Diperkirakan Mencapai Miliaran

Penggabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai memberikan dampak positif kepada pemerintah Kabupaten Bangli

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kepala BKPAD Bangli, I Ketut Riang - BKPAD Bangli Akui Ada Efisiensi Anggaran Dari Peleburan Dinas, Riang: Diperkirakan Mencapai Miliaran 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Penggabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai memberikan dampak positif kepada pemerintah Kabupaten Bangli.

Salah satunya dari sisi anggaran, karena tidak perlu memberikan tunjangan.

Kepala Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli, I Ketut Riang mengatakan, banyak komponen yang berkurang seiring dengan penggabungan OPD.

Mulai dari belanja pegawai, hingga biaya operasional rutin kantor.

Baca juga: PAD Tabanan Baru Tercapai 38 Persen Hingga Juni 2021, Dewan Minta OPD Maksimalkan Retribusi & Pajak

"Paling tidak tunjangan jabatan dari esselon 2 sampai esselon 4 pasti berkurang, karena jumlah OPD-nya sedikit. Tunjangan jabatan ini melekat dengan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai). Begitu pun dengan biaya operasional kegiatan rutin kantor. Seperti biaya listrik, air, kertas, hingga bahan bakar," sebutnya.

Riang mengatakan, besaran TPP berbeda setiap dinas, tergantung dari tipenya.

Menurut Riang, diperkirakan efisiensi anggaran dari penggabungan OPD ini mencapai miliaran.

"Saya tidak bisa memastikan angkanya. Namun diperkirakan mencapai miliaran per tahun," kata dia.

Sedangkan disinggung efisiensi anggaran dari program kegiatan, mantan Kepala Inspektorat Bangli itu mengatakan, tidak musti ada pengurangan.

Karena walaupun dinas terkait sudah tidak ada, bidang-bidangnya bergabung ke OPD lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved