Breaking News:

Berita Tabanan

PAD Tabanan Baru Tercapai 38 Persen Hingga Juni 2021, Dewan Minta OPD Maksimalkan Retribusi & Pajak

Padahal sebelumnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD Tabanan telah menyetujui dan menetapkan PAD Tabanan tahun 2021 senilai Rp 391

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
hai.grid.id
Ilustrasi Uang - PAD Tabanan Baru Tercapai 38 Persen Hingga Juni, Dewan Minta OPD Maksimalkan Retribusi dan Pajak yang Ada 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Realiasasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan hanya baru mencapai Rp 149 Miliar atau sekitar 38 persen hingga pertengahan tahun 2021.

Padahal sebelumnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD Tabanan telah menyetujui dan menetapkan PAD Tabanan tahun 2021 senilai Rp 391 Miliar.

Artinya masih ada 'PR' 62 persen untuk mewujudkan.

Komisi III DPRD Tabanan pun meminta agar OPD penghasil Pemkab Tabanan lebih memanfaatkan aset yang sedang tidur saat ini.

Baca juga: Kasus Naik Sejak Sepekan, Satgas Tabanan Gandeng Pecalang Lakukan Pengawasan Kegiatan Keagamaan

Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan, AA Gde Dalem Trisna Ngurah, kondisi pandemi Covid 19 memang memporak-porandakan keuangan daerah terutama mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebab, sejak pandemi segala sektor terutama pariwisata lumpuh dan mengakibatkan ke pendapatan daerah mengingat sektor pariwisata merupakan salah satu pendapatan tertinggi di Tabanan.

Sehingga, pihak pemerintah saat ini hanya mengandalkan retribusi dan pajak, seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (Pbb-P2).

"Karena dampak pandemi dan kebijakan PPKM sebagai upaya pengendalian dan percepatan penanganan lonjakan kasus ini kita akui memang capaian PAD masih rendah.

Hingga Juni 2021 kemarin baru mencapai 38 persen," ungkap pria yang lebih akrab disapa Gung Dalem ini, Selasa 10 Agustus 2021.

Mantan Asisten II Sekda Tabanan ini menyebutkan, 38 persen atau Rp 149 Miliar PAD Tabanan pada semester I itu bersumber dari DAK, DAU serta retribusi dan pajak yang diperoleh selama ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved