Breaking News:

Berita Badung

Dewan Minta Sekda Badung Lakukan Penyelarasan NJOP untuk Dongkrak Pendapatan dari BPHTB

penyelarasan NJOP itu diminta dilaksanakan di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Badung, yakni Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan Petang

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat melaksanakan rapat TAPD bersama jajaran dewan pada Selasa 24 Agustus 2021 

"Kalau NJOP Mengwi, Abiansemal dan Petang disesuaikan lagi, kami yakin pendapatan BPHTB akan jauh lebih besar. Jadi ini celah untuk meningkatkan pendapatan diluar PHR itu," tegasnya.

Dirinya mengaku realisasi pada Mei 2021, sektor BPHTB berkontribusi Rp 43 miliar padahal dari pajak hotel hanya mendapatkan Rp 15 miliar dari sektor restoran hanya mendapat Rp 12 miliar.

Hal ini katanya cukup membuktikan jika geliat transaksi jual beli tanah di Badung masih cukup tinggi.

 "Peluang ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh eksekutif untuk menambah pundi-pundi pendapatan Badung yang benar-benar sulit akibat terpuruknya dunia pariwisata," ucapnya

Baca juga: Badung Kembali Anggarkan Dana Penanganan Covid-19 Rp 311 Miliar pada APBD Perubahan 2021

Sementara Sekda Badung Wayan Adi Arnawa membenarkan dalam satu semester ini pendapatan BPHTB merajai sumber pendapatan di Kabupaten Badung.

Kendati demikian pihaknya juga sepakat harus ada kebijakan penurunan NJOP seperti yang disampaikan oleh kalangan DPRD Badung.

Dirinya  mengakui dari progres pendapatan saat ini  yang merajai sektor-sektor pendapatan adalah dari sektor BPHTB.

Dari laporan Bapenda bahwa total sudah masuk katanya mencapai Rp 200 miliar lebih  dari BPHTB.

"Melihat kondisi saat ini NJOP diturunkan agar tidak menjadi penghalang dalam proses jual beli objek pajak. Kelihatannya case dari BPHTB ini dengan terjadi penurunan ekonomi berimplikasi pada penurunan daya beli dan berimplikasi juga pada nilai jual objek tanah ini," katanya.

Hanya saja pihaknya mengaku akan mengkaji lebih dalam terkait usulan dewan, sehingga bisa meningkatkan pendapatan kabupaten Badung.

"Kami akan pertimbangkan terkait dengan hal ini. Dengan harapan pendapatan Badung kembali stabil di tengah terpuruknya pariwisata," tungkasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved