Breaking News:

Berita Gianyar

Pelaksanaan Perayaan Saraswati Akan Dibatasi, PHDI Gianyar: Maksimal yang di Sekolah Hanya 15 Orang

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Gianyar, I Wayan Ardana mengatakan, pelaksanaan perayaan Hari Suci Saraswati akan dibatasi

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi sembahyang - Pelaksanaan Perayaan Saraswati Akan Dibatasi, PHDI Gianyar: Maksimal yang di Sekolah Hanya 15 Orang 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Gianyar, I Wayan Ardana mengatakan, pelaksanaan perayaan Hari Suci Saraswati akan dibatasi.

Untuk upacara di sekolah, peserta yang terlibat hanya 15 orang.

Wayan Ardana mengatakan, pihaknya sudah menyebarkan Surat Edaran (SE) PHDI Provinsi Bali ke sekolah-sekolah yang ada di Gianyar.

Di mana dalam SE tersebut, kata dia, diharapkan perayaan Saraswati tidak menimbulkan kerumunan.

Baca juga: Makna Dewi Saraswati di Dalam Weda Menurut Keyakinan Hindu

"Maksimal yang di sekolah hanya 15 orang, tidak boleh ada kerumunan. Nanti itu diatur oleh pihak sekolah, yang tidak masuk dalam daftar boleh ke sekolah, diharapkan bersembahyang di rumah masing-masing," ujarnya, Selasa 24 Agustus 2021.

Saat Saraswati, siswa dan guru biasanya menggalar persembahyangan bersama di sekolah.

Ada juga sekolah yang mengisi dengan dharma wacana sebelum atau setelah persembahyangan.

Biasanya, pada hari tersebut, sekolah akan banyak didatangi oleh siswa.

Bahkan para alumni juga ada yang masih datang ke sekolah.

Namun dikarenakan Saraswati saat ini berada dalam masa pandemi Covid-19, ada batasan yang harus dilakukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved