Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Piasan Pura Melanting di Sukawati Gianyar Terbakar Akibat Abu Dupa

Kepanikan terjadi di Banjar Kutri, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Gianyar,

Tayang:
istimewa
Olah TKP: Petugas Damkar Gianyar memadamkan api kebakaran Piasan Pura Melanting di Banjar Kutri, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Rabu 24 September 2025. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kepanikan terjadi di Banjar Kutri, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali, Rabu 24 September 2025.

Piasan Pura Melanting mengalami kebakaran. Penyebabnya diduga sisa api dupa.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditafsir mencapai Rp150 juta.

Baca juga: SELAMAT JALAN Ni Ketut Irawati, Kondisi Kepala Jadi Sorotan, Kecelakaan Tragis di Buleleng

Informasi dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh I Wayan Aya (43) yang tengah melintas di depan pura. Iapun terkejut melihat kepulan asap hitam pekat di areal pura.

Dari berbagai pengalamannya, ia meyakini itu merupakan kebakaran. Karena itu, tanpa pikir panjang Aya pun langsung memukul kentongan dengan nada darurat (kukul bulus), untuk memanggil warga.

Baca juga: JASAD Pria Australia Dipulangkan Tanpa Jantung, RSUP Sanglah Disorot, Keluarga Buka Rahasia ini

Mendengar suara kukul bulus, warga pun berhamburan keluar rumah. Melihat kobaran api, warga pun berusaha melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Dan, ada pula yang melaporkan kejadian ini ke Pos Damkar.


Setelah laporan diterima, dua unit mobil damkar dari Pos Sukawati dan dua unit mobil damkar dari Pos Ubud dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan setelah penanganan selama kurang lebih 30 menit.


Kapolsek Sukawati, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, mengatakan, pihaknya juga mendapatkan laporan itu, dan langsung mendatangi TKP. Dari hasil olah TKP, kebakaran diduga bersumber dari sisa dupa


“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kebakaran diduga dipicu oleh abu sisa dupa yang masih menyala mengenai piranti berupa kasur kapuk di bangunan piasan. Api kemudian membesar dan membakar seluruh bangunan,” jelasnya.


Kapolsek menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian ditafsir sekitar Rp 150 juta. “Syukurlah tidak ada korban jiwa, namun kerugian material cukup besar. Kejadian ini murni musibah, situasi di lokasi kini sudah kondusif,” tegas Kompol Suaka Purnawasa.


Dijelaskan bahwa sebelum peristiwa terjadi, sejatinya pemangku setempat telah melakukan antisipasi kebakaran. Yakni, usai melaksanakan persembahyangan dan menaruh dupa di bangunan piasan, yang bersangkutan menyiram abu dupa dengan air sebelum meninggalkan tempat. 


"Namun, diduga sisa bara masih menyala hingga akhirnya memicu kebakaran. Ini murni musibah," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved