Breaking News:

PON XX Papua

Tim Tarung Derajat Bali Targetkan Raih 3 Medali Emas pada PON XX Papua

Tim tarung derajat Bali terus melakukan persiapan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 pada bulan Oktober mendatang yang akan

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: M. Firdian Sani
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Tim PON Tarung Derajat Bali saat melakukan sesi latihan sore di GOR Lila Bhuana Denpasar, Jumat 27 Agustus 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Tim tarung derajat Bali terus melakukan persiapan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 pada bulan Oktober mendatang yang akan berlangsung di Papua.

Tim yang beranggotakan 8 orang terdiri dari 6 orang putra dan 2 orang putri dari Bali ini akan mengikuti berbagai kelas tarung putra dan putri.

"Persiapan kita dalam PON bulan Oktober nanti ini kita tingkatkan kepada program teknik, kenapa teknik karena saya rencana tanggal 4 September kita akan laksanakan simulasi tarung," ujar Sekretaris Umum Pengprov Kodrat Bali, A.A. Bagus Tri Candra Arka saat ditemui di Denpasar, Jumat 27 Agustus 2021.

Pada simulasi tarung tersebut, pihaknya akan mengundang para mantan petarung nasional, mantan petarung Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) dan mantan petarung Pra PON se-Bali kemarin yang tidak lolos, serta petarung Porprov 2019 ke Bali untuk tarung dengan kami.

Esports Resmi Jadi Cabor Eksibisi di PON XX Papua, Pertandingkan Tiga Cabang Gim

Simulasi program teknik ini perlu kita lakukan untuk mengasah teknik para petarung kita yang telah diberikan dalam latihan karena mereka memiliki kemampuan teknik masing-masing, dia memiliki pukulan dan tendangan yang biasa dipakai.

Dalam pertarungan selain teknik ada penggunaan senjata (pukulan dan tendangan) tersendiri dan tiap petarung berbeda-beda caranya.

"Semakin sering kita asah, reflek nya semakin hidup itu yang perlu kita tingkatkan. Masih pandemi Covid-19 jam latihan kita pangkas hanya 4 jam saja sehari, biasanya 7 jam. Pagi 2 jam dan sore 2 jam," tambahnya.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi fisik petarung tetap fit tidak kelelahan di masa pandemi sekarang, karena jika kelelahan lalu imun menurun dapat rentan terpapar Covid-19.

Tetapi dengan latihan 4 jam dalam sehari tidak mengurangi porsi materi latihan yang kami berikan, seperti bertarung dua ronde menggunakan program teknik.

Terima KONI Bali, Gubernur Koster Harap Target 30 Emas di PON XX Papua Bisa Tercapai

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved