Berita Badung
Maharani Trauma, Dianiaya, Diancam Dibunuh, Uang Rp 22 Juta dan 2 HP Dibawa Kabur Mantan Pacar
Maharani mengaku trauma atas tindakan mantan pacarnya, yang menganiaya, mengancam membunuh, hingga membawa kabur uang dan handphonenya
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Berlian Maharani (40) mengaku trauma atas tindakan mantan pacarnya.
Ia dianiaya, diancam dibunuh, bahkan uang dan dua HP-nya diambil oleh si mantan.
Ia sampai saat ini masih merasakan takut dan kesakitan karena diancam dan dianiaya mantan pacarnya yang merupakan WNA.
Dia berharap agar kasusnya bisa diproses hukum.
"Iya sampai saat ini saya masih merasa trauma dengan kejadian pengancaman dan pemerasan yang saya alami," ujar Berlian saat dihubungi Tribun Bali, Minggu 29 Agustus 2021.
Baca juga: Diperas dan Diancam Dibunuh, Perempuan Asal Bandung Laporkan Mantan Pacar ke Polsek Kuta Utara
Dia mengaku mata kanannya masih lebam.
Selain itu ada beberapa bagian tubuhnya masih sakit karena dipukul oleh mantan pacarnya tersebut.
"Pelaku masih berkeliaran bebas, dengan membawa uang saya, dan barang-barang saya," ujarnya.
Menurut dia, penganiayaan itu terjadi pada Jumat 27 Agustus 2021.
Saat itu mantan pacarnya meminta uang, menganiaya, hingga mengancam akan membunuhnya.
Tas yang berisi barang miliknya telah diambil, termasuk uang tunai dalam dompet.
"Di dompet ada Rp 2 juta, diambil di ATM hampir Rp 20 juta.
HP saya dua-duanya diambil beserta dengan tas saya," katanya.
Ditanya mengenai kronologi detailnya, Berlian Maharani enggan membeberkan.
"Itu yang saya laporkan sama kayak BAP, jadi pada intinya saya diancam untuk dibunuh," tegasnya.
Baca juga: Mengaku Dianiaya Seorang WNA, Berlian Maharani Melapor ke Polsek Kuta Utara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-kdrt-aniaya-pemukulan.jpg)