Breaking News:

Berita Jembrana

Usia Pekak M Nyaris 90 Tahun Saat Lepas Penjara, Sidang Vonis Kasus Tindakan Asusila di Jembrana

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jembrana memvonis Pekak M dengan hukuman sembilan tahun penjara.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Batam
ilustrasi - Usia Pekak M Nyaris 90 Tahun Saat Lepas Penjara, Sidang Vonis Kasus Tindakan Asusila di Jembrana 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Pekak berinisial M berusia 79 tahun menjalani sidang putusan secara virtual, Selasa 31 Agustus 2021.

Ia terbukti melakukan pencabulan terhadap cucunya.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jembrana memvonisnya dengan hukuman sembilan tahun penjara.

M diganjar hukuman satu tahun lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menuntutnya 10 tahun penjara.

Baca juga: Pelaku Pencabulan Siswi SD di Darmasaba Badung Dikabarkan Kabur

M mengakui perbuatannya dan tidak berupaya menghindar.

Pekak M selama persidangan juga bersikap kooperatif.

“Dengan ini menjatuhkan vonis terhadap terdakwa dengan hukuman kurungan sembilan tahun penjara,” ucap ketua Majelis Hakim PN Negara, Fakhrudin Said Ngaji yang sejurusnya menggedok palu tiga kali untuk menutup sidang.

Pekam M melanggar pasal 81 ayat 1 dan 3 Undang-undang (UU) Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Selain pidana penjara sembilan tahun, dikurangi masa tahanan, terdakwa juga didenda sebesar Rp 20 juta.

Dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayar, maka diganti dengan kurungan selama enam bulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved