Berita Denpasar
Kisah Pahit Nyoman Darma dan Istri, Rawat Empat Anak yang Lumpuh Saraf di Denpasar
Sempat berjaya karena pariwisata, masyarakat Bali ternyata tidak selalu hidup dalam kesejahteraan.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Saat ini bantuan yang paling banyak dibutuhkan keluarga Nyoman Darma adalah sembako untuk mereka konsumsi sehari-hari.
Sementara untuk tempat tinggalnya, Darma menyewa dua kamar kost ukuran 4x5 meter persegi dengan biaya sewa Rp 3 juta per tahun.
Selama tinggal di Kota Denpasar, Darma pernah mendapat beberapa bantuan ketika masa Gubernur Mangku Pastika.
Baca juga: Kisah Niskala Hadirnya Tirta Klebutan di Pura Beji Campuhan Tampaksiring Gianyar
"Dulu waktu zaman Pak Mangku (Pastika) dikasih bantuan rumah, tapi karena tanah bermasalah saya dipindahkan ke Biaung. Karena tanahnya lewat bangunan orang lain dan bermasalah lagi akhirnya saya pindah lagi. Dari Dinas Sosial sudah tahu, sejak saya pindah dari Biaung belum ada dikunjungi," ungkapnya.
Keluarganya baru tujuh bulan tinggal di Jalan Nangka Utara.
Tentunya dengan kondisi tersebut, Darma dan keluarga sangat membutuhkan uluran tangan dari masyarakat yang mampu.
Selain sembako, mungkin ada warga yang ingin berdonasi bisa memberikan beberapa baju bekas layak pakai untuk anak-anak Darma.
Sumbangan bisa langsung dibawakan ke rumah Darma.
(ni luh putu wahyuni sri utami)
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/nyoman-darma-bersama-empat-anaknya-penyandang-disabilitas.jpg)