Breaking News:

Berita Gianyar

Soal Perempuan Jatim yang Meninggal di Gianyar, Ini Hasil Penyelidikan Polisi

Polsek Blahbatuh, Gianyar, Bali telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi terkait, tewasnya Suwarma

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Evakuasi seorang perempuan, Suwarma (60) asal Belimbing, Jawa Timur yang meninggal secara tiba-tiba di sebuah warung makan di kawasan By Pass Ida Bagus Mantra, Banjar Patolan, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu 5 September 2021 sekitar pukul 10.00 Wita 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Polsek Blahbatuh, Gianyar, Bali telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi terkait, tewasnya Suwarma (60) di sebuah warung di By Pass Ida Bagus Mantra kawasan Banjar Patolan, Desa Pering, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu 5 September 2021 pagi.

Korban diduga tewas karena penyakit komplikasi. 

Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widyatmoko mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP.

Baca juga: Perempuan Jatim Tewas di Warung Makan di Gianyar, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Saat pihaknya tida di lokasi, posisi korban saat itu dalam keadaan telentang di atas kasur dengan menggunakan baju berwarna hitam dan celana pendek merah hitam.

Sementara, kata dia, menurut keterangan dari saksi, Ni Wayan Emi Damayanti, disebutkan selama ini korban sering mengeluh menderita sakit asam lambung dan tekanan darah tinggi.

Selama ini, penyakit asam lambung korban sering kambuh-kambuhan.

Baca juga: Pasar Relokasi Tak Kunjung Selesai, Pedagang Pasar Umum Blahbatuh Gianyar Akhirnya Ngontrak

Untuk menghilangkan rasa sakit, korban sering membeli obat di apotek.

Sementara itu, sehari sebelum meninggal, korban mengeluh sesak napas dan badannya panas.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga penyebab kematian korban karena komplikasi penyakit kronis yang dideritanya yang mengakibatkan henti jantung," ujarnya. 

Baca juga: Sulit Temukan Kata Damai, Mediasi Kasus Gugatan Tanah di Guwang Gianyar

Terkait hal tersebut, keluarga korban yang dihubungi via telepon, telah menerima kematian korban sebagai musibah.

Karena itu, pihak keluarga meminta agar tidak dilakukan otopsi. 

"Saat ini keluarga korban sudah menuju Bali untuk menjemput jenazah korban yang saat ini masih dititipkan di RSU Ari Canti Ubud," ujarnya. (*)

Berita lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved