Banjir di Selat Blahbatuh Gianyar, Koi Hingga Ayam Peliharaan Warga Hilang Tersapu Arus
Dikarenakan saluran drainase di sini relatif kecil, mengakibatkan air meluber ke jalan hingga menggenangi pemukiman warga.
Tayang:
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Air di lahan warga sudah mulai surut pasca banjir 50cm menggenangi Banjar Selat, Desa Belega, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Kamis 9 September 2021
Namun sayang, akibat banjir tadi, semua koi hanyut atau hilang. "Koi semua hilang, sudah dicari-cari tadi, ketemunya sekitar lima ekor.
Ada 1.000 ekor koi, sudah dipelihara sejak dua tahun lalu," ujarnya.
Jeki mengatakan, ini merupakan banjir terparah di Banjar Selat.
"Ini terparah, karena air kiriman sangat besar, sementara saluran drainase sangat kecil. Mudah-mudahan saluran drainase ini dapat perhatian pemerintah, supaya tidak terjadi hal serupa di kemudian hari," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/air-di-lahan-warga-sudah-mulai-surut-pasca-banjir-50cm.jpg)