Breaking News:

Berita Bali

Gerimis Menemani, Caru Bayuh Bumi Berjalan Labda Karya

Pura Peninjoan, Besakih menjadi saksi bisu dari lancarnya upacara Dewa Yadnya caru Bayuh Bumi

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti bersama para sulinggih saat melakukan puja dalam upacara Caru Bayuh Bumi di Besakih - Gerimis Menemani, Caru Bayuh Bumi Berjalan Labda Karya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pura Peninjoan, Besakih, Karangasem, Bali menjadi saksi bisu dari lancarnya upacara Dewa Yadnya caru Bayuh Bumi yang dilakukan oleh Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, bersama beberapa umat yang hadir pada 6 September 2021.

Dan peserta dari Pasraman Bhuwana Dharma Shanti, Sesetan.

Sulinggih dari Sesetan, Denpasar, Bali ini menjelaskan upacara ini adalah upacara Caru Bayuh Bumi yang ketiga.

Rangkaian setelah sebelumnya dilakukan upacara pertama di laut dan upacara kedua di Pura Segara Danau Batur.

Baca juga: Sehari Sebelum Pagerwesi Disebut Hari Suci Sabuh Mas, Upacara untuk Sarwa Berana atau Kekayaan

"Upacara ini sesuai isi lontar Widhisastra Roga Segara Bumi, serta lontar Lebur Sangsa, dimana bertujuan untuk pamelepeh atau menghilangkan pandemi Covid-19 serta meminta agar pandemi ini segera berakhir," jelas beliau kepada Tribun Bali, Rabu 8 September 2021.

Upacara yang dilakukan sejak pagi, pukul 10.00 Wita, berlangsung khusyuk dan penuh hikmat.

Protokol kesehatan pun tetap dijaga, khususnya dengan tidak berkerumun banyak orang.

Upacara ini tentu tidak akan lengkap tanpa adanya upakara atau bebantenan.

Mantan dosen UNHI ini menjelaskan, caru Panca Korsika adalah Panca Sata metangkeb bebek putih.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved