Breaking News:

Berita Buleleng

Karyawan Hotel di Buleleng Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam

Diduga memiliki riwayat kejang-kejang, seorang karyawan hotel Amanda, Banjar Dinas Geretek, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali,

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Polisi saat melakukan olah TKP, di lokasi tewasnya I Gede Sumada, yang diduga akibat tenggelam di Banjar Dinas Geretek, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali, Kamis 9 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Diduga memiliki riwayat kejang-kejang, seorang karyawan hotel Amanda, Banjar Dinas Geretek, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali, ditemukan tewas tenggelam di kolam hotel tempat ia bekerja.

Jenazah pria yang diketahui bernama I Gede Sumada (34) itu ditemukan rekan kerjanya dalam posisi tenggelam di kedalaman 1.5 meter. 

Kapolsek Tejakula AKP Ida Bagus Astawa mengatakan, korban merupakan seorang karyawan  Engineering dan Pool Attendant di Hotel Alamanda.

Saat kejadian itu, korban dalam posisi sedang bekerja.

Baca juga: Dinilai Terbukti Tilep Dana LPD Gerokgak, Buleleng, Nyoman Milik Dkk Dituntut 2 Tahun Penjara

Kemudian korban diduga mengalami kejang-kejang, hingga akhirnya tewas tenggelam

Dua rekan kerja korban yang mengetahui kejadian ini kemudian bergegas menolong korban dengan mengevakuasinya ke pinggir kolam.

Namun nahas saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan tidak bernapas.

Pihaknya pun bergegas meminta bantuan petugas medis dari Puskesmas Tejakula 1, serta melaporkan kasus ini ke Mapolsek Tejakula. 

Baca juga: Kisah Keluarga Budiasa Tinggal di Gubuk Reyot di Buleleng, Tak Punya Jamban, Buang Air Harus di Kali

Berdasarkan hasil visum yang dilakukan oleh petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Korban dinyatakan sudah meninggal kurang dari empat jam sejak ditemukan, dengan ciri-ciri mulut mengeluarkan busa.

"Menurut pengakuan keluarganya, dua bulan yang lalu korban memiliki riwayat sakit kejang-kejang, karena sebelumnya sempat mengalami kecelakaan."

Baca juga: Sidang Tuntutan 8 Terdakwa Markup Dana PEN, Dugaan Korupsi Explore Buleleng & Bimtek CHSE

"Nah sakit kejang-kejang ini diduga kumat, saat korban sedang bekerja di kolam itu, hingga membuat korban tewas tenggelam," jelasnya. 

AKP Astawa menyebut, jenazah korban kini telah disemayamkan di rumah duka, di Banjar Dinas Geretek, Desa Sambirenteng.

Pihak keluarga telah mengikhlaskan kematian korban, dan menganggap kejadian ini sebagai musibah. (*)

Berita lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved