Breaking News:

Berita Klungkung

Wajib Sertifikat CHSE, Prokes Harus Siap Sebelum Uji Coba Pariwisata di Klungkung

Dinas Pariwisata Klungkung secepatnya akan mengecek kesiapan destinasi wisata, terkait rencana uji coba dibukanya pariwisata saat PPKM

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Destinasi wisata Kerta Gosa di Kota Semarapura masih ditutup karena masih berlakunya PPKM Level IV di Klungkung, Rabu 8 September 2021 - Wajib Sertifikat CHSE, Prokes Harus Siap Sebelum Uji Coba Pariwisata di Klungkung 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Pariwisata Klungkung secepatnya akan mengecek kesiapan destinasi wisata, terkait rencana uji coba dibukanya pariwisata saat PPKM.

Dispar ingin memastikan kesiapan penerapan protokol kesehatan (prokes) sebelum uji coba itu dilaksanakan.

Dispar pun belum memastikan destinasi wisata mana yang rencananya yang akan dibuka terlebih dahulu.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Putra Wedana menjelaskan, ada banyak hal yang harus disiapkan menjelang uji coba dibukanya pariwisata.

Baca juga: Media Asing Beritakan Pariwisata Bali Dibuka September 2021, Ini Tanggapan Menparekraf Sandiaga Uno

Tidak sebatas menyiapkan destinasi dan akomodasi wisata, namun juga pengecekan sertifikat clean, healty, safety, environment (CHSE).

Langkah awal yang akan dilaksanakan, yaitu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang bergerak di sektor pariwisata.

Menurutnya, karena pariwisata itu menjual jasa, maka perlu menumbuhkan kepercayaan terlebih saat pandemi seperti sekarang ini

"Tidak boleh sembarang buka, karena ini menyangkut kepercayaan. Kami koordinasi dulu dengan semua pihak mulai dari Satgas Covid-19, hingga kesiapan di masing-masing destinasi belum kita pastikan. Edaran ini baru siang tadi kami terima," ujar Putra Wedana, Rabu 8 September 2021.

Beberapa kesiapan dibukanya pariwisata sebenarnya sudah dilakukan Dispar Klungkung, dengan mensosialisasikan program Peduli Lindungi.

Program ini nantinya juga memproteksi calon wisatawan, apakah sudah sesuai ketentuan, seperti sudah dua kali di vaksin, dan sebagainya.

“Program Peduli Lindungi sebenarnya kewajiban, di Dispar juga sudah sosialisasikan sejak sebulan melalui badan promosi, pemilik hotel dan restoran. Sosialisasi juga sudah dilakukan oleh Provinsi. Provinsi sudah mengantisipasi ketika akan buka. Sekarang kembali ke sumber daya, apakah sudah dijalankan, ini yang akan kita cek di lapangan,” ungkapnya. (*).

Baca juga: Sambut Gembira Pembukaan Pariwisata di Bali, Pantai Kuta, Tanah Lot dan Lainnya Mulai Dibuka

Kumpulan Artikel Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved