Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bantah Isu Dirawat di Rumah Sakit, Hasto Minta Megawati Mejeng

Dalam sambutannya di acara itu Megawati mengaku heran mengapa isu dirinya dirawat di rumah sakit bisa muncul ke publik.

Tayang:
Editor: DionDBPutra
Capture YouTube Sekretariat Presiden
Presiden kelima Republik Indonesia (RI) Megawati Soekarnoputri dalan sesi wawancara yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menjawab kabar hoaks yang menyebut dirinya dalam kondisi kritis dan dirawat di rumah sakit.

Setelah diisukan sakit dan dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta, Presiden ke-5 RI itu muncul secara virtual dalam pembukaan Sekolah Partai pendidikan untuk Kader Madya DPP PDIP.

Dalam sambutannya di acara itu Megawati mengaku heran mengapa isu dirinya dirawat di rumah sakit bisa muncul ke publik.

Baca juga: Muncul Secara Virtual dari Teuku Umar, Megawati: Alhamdulillah Saya Sehat Walafiat

Baca juga: PMI Jakarta Bantah Sebarkan Unggahan Dukacita untuk Megawati

"Saya sampai berpikir kok ada saja ya orang, tadi pagi saja sampai ada gambar, ada dari salah seorang tadinya Menteri saya sampai menanyakan sama sekretaris saya, 'Jangan ditutup-tutupi, ini saya dapat dari teman saya', (jadi) seperti seseorang sedang berbaring di rumah sakit tapi tentu saja tertutup," kata Megawati dalam sambutannya pada Pembukaan TOT Kader Madya PDI Perjuangan secara daring di kediamannya, Jakarta, Jumat 10 September 2021.

Megawati pun meminta sekretarisnya tidak marah mendengar kabar tersebut dari mantan menterinya bahwa nyawa ada yang punya.

"Mereka sendiri lupa sampai bisa membuat sebuah hoaks yang sangat mengarah kepada, kalau menurut saya suatu yang berlebihan, yang sepertinya kehidupan seorang manusia itu sudah sampai melupakan ada yang punya," ujarnya

Bahkan, dikatakan Megawati, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sampai menangis karena jengkel mendengar hoaks tersebut.

"Pak Hasto waktu setelah beredar, datang kepada saya, sampai nangis-nangis, saya bilang 'Kenapa mesti nangis? Orang itu tahu kalau itu enggak benar, kamu toh ketemu saya sendiri'," kata Megawati.

Megawati menirukan perkataan Hasto bahwa dia sangat jengkel soal isu tersebut.
"Ya jangan jengkel, anggap sajalah menunjukkan bahwa orang ada yang suka ada yang tidak suka kepada kita. Jadi alhamdulillah kembali," ujarnya.

Untuk membantah kabar hoaks itu, Hasto meminta Megawati untuk tampil di depan publik.

"Pak Sekjen bilang, ibu nanti ini acara pembukaannya terbuka supaya umum juga bisa melihat kalau alhamdulillah saya dalam keadaan sehat walafiat tidak kurang suatu apapun. Dan terimakasih atas ... apa ya (suara tercekat).. atas perhatiannya dan doanya," kata Megawati sambil terisak.

"Jadi memang kata Sekjen 'mejenglah Ibu', Iya sudah aku mejenglah biar dilihat orang bahwa yang disampaikan itu tidak benar sama sekali," ujar Megawati.

Megawati kemudian berbicara mengenai pembentukan Badan Pendidikan dan Pelatihan Pusat PDIP yang diresmikan 23 Agustus lalu.

Ia bersyukur hari ini PDIP dapat melaksanakan kegiatan kaderisasi nasional di tingkat madya.

"Tentu seperti biasanya kita langsung bergerak cepat meskipun dalam suasana pandemi, insyaallah kami dapat melakukannya dengan melakukan kaderisasi nasional sekarang tingkat madya," tuturnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved