Breaking News:

Berita Badung

Resmikan TPST Samtaku Jimbaran, Menko Luhut: Ini Akan Menyelesaikan Banyak Masalah Sampah

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Jumat

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Karsiani Putri
Zaenal Nur Arifin
Menko Marves saat meninjau dan meresmikan TPST Samtaku Jimbaran, Jumat 10 September 2021. 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Jumat 10 September 2021.

Usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Bali di Kantor Gubernur, Menko Luhut melanjutkan kunjungan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sampah Tanggung Jawabku (Samtaku) Jimbaran.

Baca juga: Pasca Kesalahan Input Data Pasien Covid-19, Kominfo Turunkan 10 Orang Untuk Bantu Dinkes Denpasar

Disana, Menko Marves menandatangani plakat sebagai tanda TPST Samtaku Jimbaran resmi beroperasi.

Dalam penandatangan tersebut, Menko Marves didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung Giri Prasta, Vice President General Secretary Danone Galuh Vera Ukraina dan Nani Hendiarti selaku
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Marves.

"Saya pikir ini langkah yang sangat bagus dari Pemda Provinsi, Kabupaten Badung bersama Aqua. Dan ini saya kira akan menyelesaikan banyak masalah sampah untuk Badung dan Denpasar, paling tidak itu dulu," ujar Menko Luhut.

Diakui Menko Marves pihaknya sudah bertahun-tahun mencoba di TPA Suwung untuk ada pengelolaan dan pengolahan tetapi tidak jadi-jadi hanya berputar-putar  hingga akhirnya ketemu solusinya model seperti ini dan dibangun disini.

Baca juga: Tinjau TPST Samtaku Jimbaran, Bupati Badung: Prinsip Kita Adalah Memusnahkan Sampah

Adanya TPST Samtaku Jimbaran dapat membuka dan menciptakan lapangan kerja baru bagi 50 orang warga sekitar secara langsung dan yang tidak langsung mungkin beberapa ratus orang.

"Jadi saya pikir kalau pola model seperti ini di Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan) dibangun enam. Praktis permasalahan sampah terkendali," imbuhnya.

TPST Samtaku Jimbaran berdiri diatas lahan seluas 50 are dalam sehari atau selama 8 jam dengan satu shift dapat mengolah sampah seberat 120 ton.

TPST Samtaku Jimbaran dikelola oleh pihak swasta, yakni Danone-AQUA khususnya dikelola langsung oleh PT Reciki Mantap Jaya yang merupakan bentukan kerjasama antara PT Reciki Solusi Indonesia dengan Jimbaran Lestari.

Dan TPST Samtaku Jimbaran merupakan TPST terbesar yang dimiliki oleh PT Reciki Solusi Indonesia setelah TPST Samtaku Lamongan karena disini dapat mengolah sampah 120 ton, sementara di Lamongan hanya 60 ton per hari.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved