Breaking News:

Berita Denpasar

Pasca Kesalahan Input Data Pasien Covid-19, Kominfo Turunkan 10 Orang Untuk Bantu Dinkes Denpasar

Setelah sebelumnya terjadi kesalahan pada penginputan data pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal ternyata masih hidup

Istimewa
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Setelah sebelumnya terjadi kesalahan pada penginputan data pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal ternyata masih hidup, Kominfo menurunkan 10 orang timnya untuk membantu Dinas Kesehatan Kota Denpasar melakukan penginputan data. 

Baca juga: Polresta Denpasar Periksa Seorang Operator Satgas Covid-19 Terkait Salah Input Data Pasien Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai mengatakan sebelumnya Walikota Denpasar, Jayanegara telah melakukan konsentrasi mengenai kasus tersebut. 

"Pak Walikota telah berkonsentrasi pada kasus tersebut. Hal tersebut terjadi karena salah klik, seharusnya sembuh lalu diklik meninggal begitu data close dan disebar dirilis masuk ke faskes, ke kelurahan dan masing-masing desa. Setelah itu desa menindaklanjuti. Salah satu puskesmas tahu langsung diperbaiki," ungkapnya pada Jumat 10 September 2021. 

Beberapa pejabat terkait seperti Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar juga sudah memberikan keterangan ke kepolisian.

Lebih lanjutnya, Dewa mengatakan mungkin petugas input saat itu kurang berkonsentrasi.

Sementara, evaluasi Walikota Denpasar, yakni selalu mengingatkan agar melakukan crosscheck terlebih dahulu sebelum data Covid-19 dirilis. 

Baca juga: Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Denpasar Tanggapi Perihal Belum Bisa Digelarnya Sekolah Tatap Muka 

"Hati-hati bekerja berkaitan dengan data menyebar karena data ke pusat. Sebelum dipublis diinteren dulu ada yang mengingatkan. Jadi tidak sendiri ada yang melakukan koreksi dari faskes juga dicek bukan saya membela karena ketika menginput data saat kasus sedang naik-naiknya, hampir 600 data baik yang positif atau sembuh juga meninggal diinput. Ini harus benar benar dicek," tambahnya. 

Saat ini tenaga operator Kota Denpasar telah dibantu oleh staf Kominfo berjumlah 10 orang.

Hingga saat ini jumlah tenaga operator di Kota Denpasar berjumlah 13 orang. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved