Breaking News:

Tenis

Emma Raducanu Cetak Sejarah dan Banjir Ucapan Selamat Setelah Juarai US Open

Emma Raducanu membuat prestasi mengagumkan setelah mengalahkan petenis remaja lainnya dari Kanada, Leylah Fernandez 6-4, 6-3.

Editor: DionDBPutra
AFP/MATTHEW STOCKMAN / GETTY IMAGES
Emma Raducanu berpose dengan trofi juara US Open setelah mengalahkan Leylah Annie Fernandez dari Kanada di USTA Billie Jean King National Tennis Center New York, Sabtu 11 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEW YORK - Ucapan selamat kepada petenis remaja asal Inggris Emma Raducanu yang menjuarai turnamen Grand Slam US Open di New York, Sabtu 11 September 2021 waktu setempat atau Minggu Wita 12 September 2021, membanjiri lini masa media sosial.

Berbagai kalangan termasuk bintang tenis dunia seperti Simona Halep, Andy Roddick, Johanna Konta, dan sang legenda Billie Jean King serta yang lainnya memberikan pujian atas pencapaian Raducanu yang membuat sejumlah sejarah di AS Terbuka 2021.

Emma Raducanu membuat prestasi mengagumkan setelah mengalahkan petenis remaja lainnya dari Kanada, Leylah Fernandez pada final yang berlangsung di Arthur Ashe Stadium dengan skor 6-4, 6-3.

Baca juga: Djokovic Bertemu  Medvedev di Final US Open, Raducanu dan Fernandez Akan Cetak Sejarah

Baca juga: Petenis Remaja Emma Raducanu Melanjutkan Mimpinya di US Open Setelah Kandaskan Rogers

Kemenangan tersebut sekaligus menjadikannya sebagai petenis pertama era Open yang mampu memenangi turnamen Grand Slam dengan lebih dulu bersaing dari babak kualifikasi.

Petenis Inggris Emma Raducanu bersukaria  dengan trofi juara US Open setelah memenangkan laga final melawan Leylah Fernandez dari Kanada di USTA Billie Jean King National Tennis Center  New York, Sabtu 11 September 2021.
Petenis Inggris Emma Raducanu bersukaria dengan trofi juara US Open setelah memenangkan laga final melawan Leylah Fernandez dari Kanada di USTA Billie Jean King National Tennis Center New York, Sabtu 11 September 2021. (ADP/KENA BETANCUR)

Lebih dari itu, petenis berusia 18 tahun itu juga tercatat sebagai atlet putri termuda yang pernah memenangi titel Grand Slam sejak Maria Sharapova memenangi Wimbledon 2004 pada usia 17 tahun.

Tanpa kehilangan satu set pun

Dilansir dari situs resmi WTA, Minggu 12 September 2021, petenis asal Inggris Raya itu juga menjadi petenis pertama yang memenangi US Open tanpa kehilangan satu set pun sejak Serena Williams pada tahun 2014.

Tak ayal, dia pun menerima banyak pujian dari pelaku tenis dunia lainnya.
Misalnya, Billie Jean King yang mengatakan bahwa generasi tenis dunia saat ini mengalami peningkatan pesat.

"Sungguh kompetisi dan kedewasaan yang luar biasa dari dua pemain luar biasa. Sungguh luar biasa melihat generasi ini mewujudkan impian kami. Saya tidak dapat mengingat AS Open dengan dukungan penonton yang lebih baik. Terima kasih, New York, penggemar terhebat di dunia. Dan selamat, Emma," kata Billie Jean King.

Emma Raducanu bersaing di US Open dengan menempati peringkat 150 dunia. Setelah kemenangan ini, dia pun dipastikan naik ke posisi 23.

Petenis Kanada Leylah Annie Fernandez  meraih  trofi runner-up setelah dikalahkan Emma Raducanu dari Inggris final tunggal putri US Open  di USTA Billie Jean King National Tennis Center  New York City, Sabtu 11 September 2021.
Petenis Kanada Leylah Annie Fernandez meraih trofi runner-up setelah dikalahkan Emma Raducanu dari Inggris final tunggal putri US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center New York City, Sabtu 11 September 2021. (AFP/AL BELLO/ GETTY IMAGES)

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved