Breaking News:

Tenis

Djokovic Bertemu  Medvedev di Final US Open, Raducanu dan Fernandez Akan Cetak Sejarah

Djokovic lolos ke final setelah mengalahkan juara Olimpiade Tokyo Alexander Zverev di semifinal US Open, Jumat waktu setempat atau Sabtu Wita

Editor: DionDBPutra
AFP/VINCENZO PINTO
Novak Djokovic saat melawan Alexander Zverev pada semifinal tenis Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Jumat, 30 Juli 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Novak Djokovic akan melawan Daniil Medvedev untuk mencoba dan menyelesaikan turnamen utama terakhir kalender tahun ini, menyapu bersih Grand Slam tunggal putra.

Djokovic lolos ke final setelah mengalahkan juara Olimpiade Tokyo Alexander Zverev di semifinal US Open, Jumat waktu setempat atau Sabtu Wita 11 September 2021.

Peringkat teratas Djokovic mengalahkan unggulan keempat asal Jerman tersebut dengan skor 4-6, 6-2, 6-4, 4-6, 6-2 untuk mencapai final Minggu 12 September atau atau Senin Wita 13 September 2021 di Stadion Arthur Ashe.

"Saya akan memperlakukan pertandingan berikutnya seperti pertandingan terakhir dalam karir saya," kata Djokovic dikutip dari AFP.

Baca juga: Petenis Remaja Emma Raducanu Melanjutkan Mimpinya di US Open Setelah Kandaskan Rogers

Baca juga: Krejcikova Lolos ke Perempat Final US Open Setelah Singkirkan Muguruza

Satu kemenangan lagi akan memberi petenis Serbia berusia 34 tahun itu gelar sapu bersih Grand Slam dalam satu tahun kalender pertama sejak Rod Laver mencapainya 52 tahun lalu.

"Hanya ada satu pertandingan lagi. Pertaruhkan semuanya. Ayo kita lakukan," kata Djokovic. "Saya akan menaruh hati dan jiwa saya, tubuh saya dan kepala saya untuk itu."

Novak Djokovic mengincar gelar US Open keempatnya dan mahkota Grand Slam secara keseluruhan yang ke-21, yang akan membuatnya berada satu tingkat di atas rekor sepanjang masa yang dia pegang bersama Rafael Nadal dan Roger Federer -- keduanya absen karena cedera.

"Inilah momen yang kami jalani," kata Djokovic. "Ini adalah peluang unik yang kami impikan ketika kami mencari motivasi."

Legenda Australia Laver (83) berada di tribun penonton untuk menyaksikan Djokovic membalas dendam atas Zverev (24) yang mengalahkannya di semifinal Olimpiade, mematahkan impian Djokovic untuk mengantongi gelar "Golden Slam" dengan medali emas Tokyo.

"Saya tahu lapangan itu akan menjadi pertarungan yang hebat," kata Djokovic. "Alexander adalah juara besar. Dia seseorang yang saya kagumi di dalam dan di luar lapangan."

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved