Breaking News:

Serba Serbi

Kisah Keris Ki Sudhamala, Sebagai Pusaka Hadiah Majapahit untuk Raja di Bali

Dua keris ini adalah keris-keris pusaka hadiah dari Majapahit untuk raja-raja di Bali guna menjaga kelestarian kekuasaan Majapahit

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
keris pusaka hadiah Majapahit 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ada dua keris pusaka penting dalam jagat kerajaan di Bali, yakni keris Ki Ganja Dungkul dan Ki Sudamala atau Ki Bangawan Canggu.

Dua keris ini adalah keris-keris pusaka hadiah dari Majapahit untuk raja-raja di Bali guna menjaga kelestarian kekuasaan Majapahit.

Dalam catatan 'Babad Dalem' yang bertuliskan huruf Bali namun berbahasa Jawa Kuna setebal 155 halaman. Puri Jro Gde Pemahyun, Sidemen, Karangasem yang mewarisi babad tersebut.

Hal ini diceritakan Tjokorda Sutedja Pemahyun, putra dari Ida Tjokorda Gde Dangin, kepada Tribun Bali, Minggu 12 September 2021.

Baca juga: Sekilas Sejarah Hayam Wuruk dan Runtuhnya Kerajaan Majapahit

Ia mengungkapkan bahwa terjadi pemberontakan-pemberontakan di desa Bali pada masa pemerintahan raja Majapahit, Kala Gemet, atau Jayanegara. Saat masa pemerintahan sekitar tahun 1309-1328.

Kecamuk pemberontakan terjadi di desa-desa Bali Mula seperti Batur, Songan, Cempaga dan lain-lainnya. Bali ditaklukkan patih Gajah Mada dari Majapahit, pada masa raja terakhir di Bedahulu.

"Raja Topahulung atau Sri Gajah Wahana, dengan patihnya Ki Pasung Grigis. Lalu Ki Pasung Grigis ditawan Gajah Mada, dan kemudian ditugaskan menyerang Sumbawa," sebutnya.

Sementara di Bali, dimulailah silsilah Dalem Ketut Kresna Kepakisan keturunan Mpu Sanak Pitu, yang menjadi penguasa Bali.

 Setelah Kyai Patih Wulung dan kawan-kawan menghadap Raja Kala Gemet meminta  agar Bali diisi seorang Adipati.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved