Breaking News:

Salah Kaprah Sugihan Jawa Hanya Dirayakan oleh Orang Bali Keturunan Majapahit, Begini Penjelasannya

Salah Kaprah Sugihan Jawa Hanya Dirayakan oleh Orang Bali Keturunan Majapahit, Begini Penjelasannya

Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - Salah Kaprah Sugihan Jawa Hanya Dirayakan oleh Orang Bali Keturunan Majapahit, Begini Penjelasannya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Banyak orang yang mengatakan Sugihan Jawa dirayakan oleh orang Bali keturunan Majapahit, sedangkan Sugihan Bali dirayakan oleh keturunan Bali Asli.

Benarkah demikian?

Nyatanya tidak.

Enam hari sebelum Hari Raya Galungan disebut dengan Sugihan Jawa.

Sugihan Jawa atau Sugihan Jaba jatuh setiap hari Kamis (Wraspati) Wage wuku Sungsang dimana untuk kali ini yaitu Kamis 8 April 2021.

Sugihan Jawa ini berasal dari bahasa Sansekerta dari kata Sugi dan Jaba.

Sugi artinya membersihkan dan Jaba artinya luar.

Baca juga: Pastikan Aman Dikonsumsi, Babi yang Dipotong Jelang Galungan di Badung Akan Diperiksa Kesehatannya

Sehingga Sugihan Jawa berarti pembersihan alam semesta atau makrokosmos atau bhuana agung.

Pembersihan bhuana agung ini dilakukan dengan membersihkan pelinggih, pura, merajan, maupun lingkungan sekitar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved