Breaking News:

Berita Badung

Tarif Pelayanan Kesehatan RS Hingga Puskesmas di Badung Dipatok Berkisar Rp 4 Ribu Sampai Rp 2 Juta

untuk tarif sendiri retribusinya bervariatif ada yang retribusi hanya Rp 4.000 hingga ada 2 juta lebih untuk persalinan.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tarif pelayanan kesehatan di Kabupaten Badung akan disesuaikan kembali.

Penyesuaian tarif itu dikarenakan adanya perubahan atas Perda Nomor 24 Tahun  2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.

Bahkan, untuk tarif sendiri retribusinya bervariatif ada yang retribusi hanya Rp 4.000 hingga ada 2 juta lebih untuk persalinan.

Hanya saja yang ditekankan, untuk Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) tidak lebih dari Rumah Sakit Daerah (RSD).

Baca juga: Dewan Badung Akan Panggil Dinkes Terkait Kasus Dugaan Pemotongan Dana Insentif Nakes Covid-19

Ketua Pansus Retribusi Pelayanan Kesehatan  DPRD Badung, Made Sumerta ditemui Selasa 14 September 2021 mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat  bersama eksekutif untuk melakukan pembahas terkait restribusi tersebut melalui rapat Pansus.

"Jadi restribusi yang dikenakan di Puskesmas tidak melampaui tarif di Rumah Sakit (RS)," katanya.

Katanya, retribusi itu harus berjenjang, seperti Puskesmas Induk berapa, Pustu berapa dan di RSU berapa.

Jangan sampai tarif di Puskesmas lebih mahal dari RSU.

"Jadi kami kini tengah menggodog besaran nilai retribusi, sehingga tidak menjadi beban bagi masyarakat," katanya

Politisi PDI Perjuangan Badung ini mengatakan dari rancangan yang akan dibahas pada Pansus, kisaran retribusinya bervariatif ada yang retribusi hanya Rp 4.000 hingga ada 2 juta lebih untuk persalinan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved