Breaking News:

Berita Denpasar

Terlibat Peredaran Ganja, Hafidz Mohon Keringanan Pasca Dituntut 12 Tahun Penjara

Hafidz Nur Muhammad (24) memohon keringanan hukuman pasca dituntut 12 tahun penjara karena terlibat peredaran ganja

Penulis: Putu Candra | Editor: Irma Budiarti
higherperspective.com
ILUSTRASI Ganja Kering. Hafidz Nur Muhammad (24) memohon keringanan hukuman pasca dituntut 12 tahun penjara karena terlibat peredaran ganja. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hafidz Nur Muhammad (24) merasa bersalah dan menyesal atas perbuatannya telah terlibat peredaran ganja.

Melalui tim penasihat hukumnya, Hafidz memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim.

Permohonan itu disampaikan melalui pembelaan tertulis di persidangan yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri Denpasar

Pembelaan yang diajukan terdakwa melalui penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar.

Menanggapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JP). Sebelumnya JPU menuntut Hafidz dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara.

Baca juga: Terlibat Peredaran Ganja Lintas Pulau, Rudianto dan Karnanda Dituntut Pidana Bui 15 Tahun di Bali

"Pada intinya, kami memohon agar hakim menjatuhkan hukuman seringan-ringannya.

Pertimbangannya, terdakwa sudah mengakui dan menyesali perbuatannya," terang Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum terdakwa, Selasa 14 September 2021.

Oleh JPU, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum.

Menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli menukar, atau menyerahkan narkotik golongan I yang beratnya melebihi 1 kilogram.

Terdakwa pun dinilai melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik, sebagaimana dakwaan alternatif kesatu JPU. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved