Breaking News:

Berita Badung

Bupati Badung Giri Prasta Tak Mau Ikut Campur Kasus Insentif Nakes

Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menyerahkan kepada peneagak hukum, dalam hal ini Kejari Badung terkait laporan pemotongan insentif nakes

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat ditemui di Polres Badung pada Selasa 14 September 2021 - Bupati Badung Giri Prasta Tak Mau Ikut Campur Kasus Insentif Nakes 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menyerahkan kepada peneagak hukum, dalam hal ini Kejari Badung terkait laporan pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes).

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dari pihak Kejaksaan Negeri Badung.

Giri Prasta menegaskan, ia tak mau mengintervensi atau mencampuri hal-hal yang berkaitan dengan ranah hukum.

"Saya tidak akan pernah terlibat terhadap urusan penegak hukum. Nanti ini (masalah nakes) itu sudah menjadi urusan penegak hukum bukan ranah Giri Prasta," ujarnya saat ditemui awak media di Polres Badung, Bali, Selasa 14 September 2021.

Baca juga: Tarif Pelayanan Kesehatan RS Hingga Puskesmas di Badung Dipatok Berkisar Rp 4 Ribu Sampai Rp 2 Juta

Bupati asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang ini mengaku tak berani berkomentar banyak apalagi ada asas praduga tak bersalah.

"Urusan masalah prosesnya itu sudah ada tim yang berwenang," ujarnya singkat.

Sebelumnya, isu pemotongan insentif untuk nakes di Dinas Kesehatan Badung menjadi buah bibir.

Kasus ini kabarnya telah dilaporkan ke Kejari Badung.

Permasalahan mencuat di sebuah puskesmas di Badung.

Disebutkan insentif nakes yang diterima harus dipotong padahal dananya sudah dikirim ke rekening masing-masing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved