Berita Badung

Cuaca Kini Tak Menentu, Warga di Badung Diminta Tetap Waspada Akan Bencana Alam

Beberapa hari terakhir cuaca di Bali khususnya di Badung tidak menentu. Pasalnya sering sekali terjadi hujan lebat dibeberapa wilayah di Gumi Keris.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Noviana Windri
ILUSTRASI- Hujan deras 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Beberapa hari terakhir cuaca di Bali khususnya di Badung tidak menentu.

Pasalnya sering sekali terjadi hujan lebat dibeberapa wilayah di Gumi Keris.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminta warga untuk tetap waspada akan bencana alam yang terjadi.

Cuaca ekstrim bisa saja kapan saja terjadi khususnya di beberapa wilayah rawan bencana.

Kendati demikian, hingga saat ini tidak ada bencana yang serius yang terjadi ataupun di tangani pemkab Badung.

Namun tidak menutup kemungkinan ada saja pohon tumbang, yang penanganannya terkadang langsung diselesaikan oleh desa setempat.

Baca juga: Gubernur Koster Lepas Atlet Bali ke PON Papua, Siapkan Bonus bagi Peraih Medali

Baca juga: Catat! Jadwal Pelayanan SIM Keliling Polres Badung dan Lokasi Pelayanan

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Badung I Nyoman Netra saat dikonfirmasi tak menampik jika kondisi cuaca kini tak menentu.

Dirinya mengatakan musim hujan sudah terjadi hingga beberapa bulan kedepan.

"Jadi musim hujan sudah mulai. Sehingga kita menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada akan bencana yang terjadi," ujarnya Jumat 17 September 2021.

Terkait adanya musim hujan kini, Netra mengaku BPBD sudah melakukan pemetaan, saat ini musim peralihan antara musim kemarau ke musim penghujan.

Dirinya meminta masyarakat Badung siap siaga menghadapi angin puting kencang maupun hujan yang lebat.

"Pada saat penghujan kita sudah memiliki rencana kontinjensi longsor terutama daerah utara meliputi kecamatan Petang, Abiansenal dan Mengwi. Sedangkan didaerah Kuta Utara, Kuta, dan Kuta Selatan kita antisipasi banjir," katanya.

Dirinya mengakui wilayah rawan bencana di Kabupaten Badung sendiri, yakni ada di Kecamatan Petang.

Selain itu bencana juga sering terjadi di wilayah Kecamatan Mengwi dan Kecamatan Abiansemal.

"Tiga kecamatan ini yang kita antisipasi karena merupakan wilayah perbukitan. Biasanya yang terjadi itu tanah longsor karena terus terjadi hujan," tegasnya kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved