Berita Gianyar
Bali Bird Park Gianyar Sudah Buka, Terapkan Aplikasi PeduliLindungi
Setelah tutup karena PPKM Darurat dan PPKM Level 4, kini tempat wisata Bali Bird Park sudah beroperasi seperti biasa sejak Sabtu 11 September 2021.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Setelah tutup karena PPKM Darurat dan PPKM Level 4, kini tempat wisata Bali Bird Park sudah beroperasi seperti biasa sejak Sabtu 11 September 2021.
Customer Service Manager Bali Bird, Park Agus Setiawan mengatakan, pihaknya melakukan penyesuaian harga tiket.
Jika sebelum pandemi Covid-19 harga tiket masuk Bali Bird Park Rp 180 ribu hingga Rp 400 ribu per orang, kini harga tiket yang ditawarkan mulai dari Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu.
"Kami menyesuaikan untuk warga lokal. Saat ini kami punya promo domestik, promo KTP Bali, promo free ice cream untuk orang yang berkunjung ke Bali Bird Park," katanya, Minggu 19 September 2021.
Baca juga: Desa-desa Wisata di Gianyar Sudah Siap Menerima Kunjungan Wisatawan dengan Prokes
Bali Bird Park, kata Agu Setiawan, sudah memenuhi beberapa persyaratan seperti sertifikasi CHSE dari Kemenparekraf.
Saat ini menerapkan aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung.
"Persiapan tambahan dari kita di sini pengetatan prokes, karena itu yang paling penting. Khawatir kalau kasus naik, kita ditutup lagi. Jadi pengetatan prokes baik pengunjung maupun karyawan. Serentak kami lembaga konservasi, kebun binatang yang ada di Bali buka bertepatan dengan tumpek landep. Bagi umat Hindu itu hari yang tepat untuk buka," ujarnya.
Selama tutup, pengelola Bali Bird Park harus mengurangi beberapa pengeluaran dan terpaksa merumahkan sebanyak 80 persen karyawan agar satwa di Bali Bird Park bisa tetap makan dan hidup.
"Untuk pakan hewan kami usaha sendiri. Disamping itu kami mengucapkan terima kasih kepada para donator baik berupa makanan maupun uang," ucapnya.
Sejak dibuka, kata dia, kunjungan masyarakat ke Bali Bird Park belum terlalu banyak.
"Masih sepi. Kunjungan di bawah 20 orang saat weekday, hanya saat weekend saja kunjungan kami berkisar 50 orang. Sebelumnya, kapasitas kami sampai 1.000 orang. Kalau di hari-hari biasa sebelum pandemi Covid-19 kunjungan kami 800 orang dan weekend 1.000 sampai 1500 orang," ujarnya.
Bali Bird Park sudah ada sejak tahun 1995.
Luas kebun binatang ini kurang lebih 2 hektare dengan koleksi satwa utama adalah burung.
Jumlah burung kurang lebih 1.350 ekor, hampir 250 jenis yang berasal dari Afrika, Amerika dan Indonesia.
Untuk reptil, Bali Bird memiliki komodo sejumlah lima ekor dari usia 5 tahun sampai 28 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pengunjung-berwisata-di-bali-bird-park-gianyar-minggu-19-september-2021.jpg)