Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Serba serbi

Dasa Nyama, Upaya Pengendalian Diri Jasmani dan Rohani

Dalam kitab Sarassamucaya, disebutkan bahwa ada sepuluh macam Nyama (saudara) yang dapat pula disebut dengan nama Dasa Nyama.

Tayang:

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam kitab Sarassamucaya, disebutkan bahwa ada sepuluh macam Nyama (saudara) yang dapat pula disebut dengan nama Dasa Nyama.

Bagiannya, adalah Dana atau pemberian makanan dan minuman serta lain sebagainya. 

Kemudian ada pula Ijya, artinya pujaan kepada dewa, leluhur, dan lain sebagainya. Tapa, artinya pengekangan hawa nafsu jasmani. Dhyana artinya merenung memuja Dewa Siwa. 

Baca juga: Kama Sastra dan Itihasa Termasuk ke Dalam Kitab Suci Hindu

Swadhyaya artinya mempelajari Weda.

Upasthanigraha artinya pengekangan hawa nafsu kelamin.

Brata artinya pengekangan hawa nafsu terhadap makanan. 

Upawasa artinya berpuasa. Mona artinya tidak bersuara.

Snana artinya melakukan pemujaan dengan Tri Sandhya.

Ajaran Dasa Nyama dan Panca Nyama, dapat dipergunakan sebagai dasar melaksanakan Niwrtti Marga. 

Baca juga: Kiamat atau Pralaya, Wisnu Purana Berikut Arti dan Maknanya Dalam Hindu

Dan merupakan ajaran tahap kedua untuk mencapai kesempurnaan rohani yang utama.

Sehingga kedua ajaran ini, patut dimengerti, dipahami, dan diamalkan dalam mewujudkan kesempurnaan rohani. 

Dari berbagai sumber yang dihimpun Tribun Bali, Nyama adalah kedisiplinan diri tahap kedua setelah Yama dalam Astangga Yoga. Yang dapat digunakan sebagai landasan dalam melaksanakan ajaran Niwrtti Marga. 

Baca juga: Sukla Brahmacari dalam Hindu, Tidak Kawin dari Lahir Sampai Meninggal

Ajaran tersebut merupakan kewajiban yang secara terus-menerus harus dilakukan dalam mewujudkan kesucian lahir batin.

Untuk menghadap ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kian sempurna menerapkan ajaran ini, maka pengaruh duniawi pun kian menipis pada diri manusia. 

Perlu diketahui, bahwa arti dari Niwrrti Marga adalah suatu jalan atau cara utama untuk mewujudkan rasa Bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dengan tekun melaksanakan yoga semadi. (*)

Artikel lainnya di Serba serbi

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved