Breaking News:

Berita Bali

Pertemuan G20 Akan Berlangsung di Bali Tahun Depan, Erick Thohir Harap Kasus Covid-19 Mereda

Dengan akan terselenggaranya meeting G20 ini, Menteri BUMN Erick Thohir berharap Bali bisa menyeimbangkan antara kesehatan dan perekonomian

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Menteri BUMN Erick Thohir 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Duapuluh atau G20 (Group of Twenty) rencananya akan melakukan meeting berskala besar di Bali pada Bulan November 2022 mendatang terkait runtutan acara G20.

Kelompok Duapuluh tersebut terdiri 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa.

Sebelumnya, kelompok ini dibentuk pada tahun 1999 sebagai forum antar pemerintah yang secara sistematis menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi maju dan berkembang untuk membahas isu-isu penting perekonomian dunia.

Dengan akan terselenggaranya meeting G20 ini, Menteri BUMN Erick Thohir berharap Bali bisa menyeimbangkan antara kesehatan dan perekonomian.

Baca juga: Terkait Pemulihan Ekonomi Negara G20 Termasuk Indonesia, Sri Mulyani Sebut Kondisinya Sangat Rapuh

Hal tersebut diungkapkannya ketika berada di Terminal Pelindo 3, Benoa, Bali pada, Senin (20 September 2021).

"Saya melihat mata-mata di bawah semangat, yang di meja ini juga semangat. Kita tahu Covid-19 ini tidak selamanya, tetapi harus kita maintaince antara kesehatan dan ekonomi, vaksinasi, pake masker, PeduliLindungi harus disiplin," ungkapnya.

Lebih lanjutnya ia mengatakan, tahun depan nantinya akan ada event G20 dan kegiatan meeting untuk mematangkan event tersebut akan dilakukan pada Bulan November mendatang di Bali.

"Apalagi tahun depan akan ada event G20, dan meeting-meetingnya sudah mulai November ini, dan sudah mulai di Bali," tambahnya.

Ia meminta kepada semua pihak agar tidak lengah dan tetap memastikan kasus Covid-19 bisa mereda.

"Jadi tolong, ini para tokoh masyarakat, pimpinan daerah, pimpinan pengusaha, jangan lengah

Kita pastikan Bali ini 0 (kasus Covid-19) bukan tidak mungkin, tapi jangan sampai grafiknya naik sehingga nantinya penanganannya berat," tutupnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved