Berita Karangasem

BPBD Provinsi Bali Verifikasi Calon Penerima Bantuan Pasca Bencana di Karangasem

Menurut IB Arimbawa, petugas BPBD Provinsi Bali melakukan verifikasi sekitar 13 proposal tahap 1 Th. 2021.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
Petugas BPBD Provinsi Bali didampingi BPBD Karangasem melakukan verifikasi ke calon penerima bantuan pasca bencana beberapa hari yang lalu. 

TRIBUN-BALI.COM,  AMLAPURA - BPBD Provinsi Bali  telah melakukan verifikasi terhadap calon penerima bantuan pasca bencana di Kabupaten Karangasem.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, IB  Ketut Arimbawa, Selasa 21 September 2021.

Menurut IB Arimbawa, petugas BPBD Provinsi Bali melakukan verifikasi sekitar 13 proposal tahap 1 Th. 2021.

Rinciannya yakni  11 rumah tinggal serta 2 fasilitas umum.

Baca juga: Bupati Karangasem Mutasi 17 Pejabat Tinggi, Kinerjanya Akan Dinilai Enam Bulan Kedepan

"Penerima bantuan pasca bencana yakni orang yang terkena bencana, dan mengajukan proposal," ungkap  IB Arimbawa.

Petugas mengecek kondisi rumah akibat terkena bencana. Seperti bangunan sanggah milik Ketut Sumerta warga Desa Bukit, Kecamatan Karangasem mengalami  kerusakan akibat angin kencang.

Rumah I Ketut  Mangku Sabda warga Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem yang rusak akibat kebakaran.

"Ada juga bencana alam longsor yang menimpa pura dadia pande ambal-ambal di Desa Muncan, Kecamatan Selat yang mengakibatkan pondasi dan penyengker pura rusak.

Selain itu, beberapa bangunan sangah rusak di Desa Pesaban akibat bencana alam tanah longsor," tambah IB Arimbawa, sapaannya.

Hasil verifikasi sudah sesuai dengan data yang tercantum dalam proposal dan selanjutkan akan diproses oleh  petugas untuk bantuan pasca bencana.

Kapan bantuan akan dicairkan,  petugas BPBD Karangasem belum bisa memastikan.

"Semoga bisa segera cair," harap pejabat dari Singaraja ini.

Usulan bantuan tahap I jumlahnya sebanyak 13 pemohon. Rinciannya yakni  disebabkan  bencana longsor, pohon tumbang, serta kebakaran.

Untuk volume kerusakan ditentukan Provinsi. Nominalnya bervariatif, tergantung kerusakan rumah yang terkena bencana. Nanti petugas yang menghitung.

Baca juga: Pohon Perindang Sepanjang 12 Meter Tumbang Timpa Pengendara di Jalan Untung Surapati Karangasem

Ditambahkan, untuk bencana longsor, banjir bandang, dan air  laut pasang yang terjadi Juni 2021 rencana akan diusulkan tahap II.

Saat ini petugas BPBD Karangasem sedang mendata  kerusakan akibat bencana.

Mengingat ada beberapa rumah yang alami kerusakan parah dikarenakan bencana.(*)

Artikel lainnya di Berita Karangasem

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved