Breaking News:

Corona di Bali

Lalai Timbulkan Kerumunan Saat PPKM Level 3, Pengelola Warung Kopi di Denpasar Dipanggil Satpol PP

Pengelola kedai kopi di Jalan Satelit, Denpasar, Bali, dipanggil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Denpasar setelah menerima aduan rakyat secara

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Petugas gabungan Satpol PP dan instansi terkait lain saat menindak sebuah warung kopi di Jalan Satelit Kota Denpasar, Bali, pada Rabu 22 September 2021 malam. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengelola kedai kopi di Jalan Satelit, Denpasar, Bali, dipanggil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Denpasar setelah menerima aduan rakyat secara online karena menimbulkan kerumunan di masa pandemi COVID-19.

Setelah ditindaklanjuti langsung oleh Satpol PP Denpasar pada Rabu 22 September 2021 malam, benar didapati tengah terjadi kerumunan di kedai kopi tersebut sebagaimana laporan warga dan pemilik harus menjalani pemeriksaan.

Selain itu, Satpol PP Denpasar dan unsur petugas gabungan lainnya juga mengurai kerumunan di salah satu angkringan di Jalan Mahendradatta.

Baca juga: Pasar Rakyat Tak Wajib Terapkan PeduliLindungi, Perumda Pasar Denpasar: Kami Masih Identifikasi

"Satu warung kopi di Jalan Satelit dan satu angkringan di Jalan Mahendradatta kita temukan dapati kerumunan lalu kita urai dan berikan sosialisasi ke semua untuk bersama-sama melaksanakan protokol kesehatan," kata Kepala Satpol PP Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga kepada Tribun Bali, Kamis 23 September 2021.

"Khusus warung kopi itu, hari ini pengelola kita panggil kita dengar keteranganya oleh penyidik Pol PP, karena warung kopi itu sempat diadukan melalui pengaduan rakyat online, kita tindaklanjuti dan memang ditemukan kerumunan," imbuhnya. 

Baca juga: RSUP Sanglah Denpasar Kremasi 25 Jenazah Telantar Dengan Biaya Rp 2,6 Miliar

Dewa mengimbau kepada masyarakat maupun pelaku usaha meskipun ada kelonggaran dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level tiga berkaitan dengan kapasitas makan di tempat atau dine in namun tetap mengindahkan protokol kesehatan.

"Yang kami dapat aduan dari masyarakat ini soal kerumunan dan kebisingan mengganggu ketertiban umum masyarakat lingkungan sekitarnya."

Baca juga: Kekompakan Jalasenastri 10 Lanal Denpasar Dipuji Korcab V DJA II

"Kami selaku Pol PP mengingatkan agar sama-sama mematuhi prokes memakai masker dan tidak berkerumun. Kalau sudah diperingatkan lantas ketemu hal yang sama kita akan proses sesuai ketentuan yang ada, dan tidak mengganggu lingkungan penyangga," tandasnya.

Dewa kembali mengingatkan agar masyarakat tidak abai terhadap prokes supaya kasus yang sudah melandai di wilayah Bali tidak justru kembali melonjak karena kelalaian masyarakat yang tidak mau patuh prokes.

"Jangan lantas dengan kelonggaran dan penurunan kasus melandai, jangan lagi ini membuat orang lalai atau prokes diabaikan jangan sampai seperti itu, kita tetap memperhatikan kesehatan diri dan lingkungan," pungkasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved